BNI
Penjelasan BNI Wilayah 11 Soal Pegawai THL DPRD Buol Terima Transferan Misterius Rp 14,8 Triliun
Pemimpin BNI Wilayah 11 yang membawahi Sulut Sulteng Gorontalo Malut memberikan penjelasan terkait transfer dana misterius senilai Rp 14,8 triliun
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemimpin BNI Wilayah 11 yang membawahi Sulut Sulteng Gorontalo Malut memberikan penjelasan terkait transfer dana 'misterius' senilai Rp 14,8 triliun ke pegawai honorer (THL) Sekretariat DPRD Buol, Sulteng.
Lodewyck ZS Pattihahuan, Pemimpin Wilayah 11 Suluttenggomalut menjelaskan, pihaknya telah mendapatkan laporan tentang pencetakan angka tidak wajar pada buku tabungan salah satu nasabah.
Lodewyck menyampaikan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat hal tersebut.
"Saat ini kami sedang melakukan perbaikan pencetakan buku tabungan atas perbedaan angka yang tidak wajar di buku tabungan dengan yang tercatat pada sistem kami," jelasnya kepada Tribunmanado.co.id, Senin (26/09/2022) malam.
Ia memastima seluruh pelayanan BNI berjalan normal.
"Nasabah dapat terus bertransaksi dengan nyaman dan aman di seluruh outlet kami juga di seluruh digital channel services kami," jelasnya.
Seperti dilansir TribunPalu.com, seorang pegawai honorer Sekretariat DPRD Buol, Provinsi Sulawesi Tengah kaget saat mengetahui ada transferan uang Rp 14,8 triliun yang masuk ke rekening pribadinya.
Merasa khawatir dan takut mendapat transferan dana begitu besar, pegawai honorer perempuan berinisial NS tersebut pun memberitahu kejadian aneh ini kepada suaminya.
NS dan sang suami sepakat untuk minta kejelasan soal transfer uang triliunan tersebut ke bank pada hari Jumat (23/9/2022) kemarin.
Namun karena kesibukan masing-masing, keduanya belum sempat ke bank.
Akhirnya persoalan salah transfer yang dialami NS diceritakan ke beberapa rekannya, termasuk Sekwan dan pimpinan DPRD Buol.
NS memperlihatkan buku rekeningnya kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) dan Ketua DPRD Buol.
Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu saat dikonfirmasi TribunPalu.com membenarkan, bahwa dirinya telah melihat buku rekening staf tersebut.
“Tadi diperlihatkan ke kami,” kata Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu via telepon, Sabtu (24/9/2022).
Politisi Partai Golkar Buol tersebut menyarankan NS untuk melaporkan masalah ini ke Polres Buol.
Sementara itu, Sekretariat DPRD Buol Munawir A Nouk menjelaskan kronologi lengkap kejadian salah transfer ke rekening pegawai honorer Sekretariat DPRD Buol senilai Rp 14,8 triliun tersebut.
Dihubungi melalui telepon selular (ponsel), Munawir menjelaskan, kejadian itu berawal saat NS diketahui berangkat ke bank bersama dua rekannya di DPRD Buol.
Mereka ke bank untuk mengurus pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) menggunakan rekening yang dimilikinya.
Rekening milik NS yang dibuat 2018, terakhir aktif 2020.
Sehingga pihak bank menyarankan agar NS mengaktifkan kembali rekeningnya dengan menyetor uang Ro 100 ribu.
NS pun kemudian menyetor uang Rp 100 ribu untuk aktivasi rekening lamanya.
"Itu kejadiannya Rabu, Nanti Kamis baru dia cek itu itu rekeningnya dan berisi Rp 14 triliun," ungkap Munawir menceritakan.
Agar tidak terjadi persoalan, NS didampingi Sekwan akan melaporkan ke Polres Buol.(ndo)
Baca juga: BREAKING NEWS, Pemilihan Hukum Tua di Minut Sulawesi Utara Digelar Hari Ini, Warga Padati Lokasi TPS
Baca juga: Sempat Tersesat, Begini Kondisi 8 Orang Pendaki Gunung Soputan, Ada Satu Anak Balita