Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pencurian di Manado

Polisi Sebut Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Manado Sulawesi Utara Diduga Pemain Baru

Kasus pencurian dengan modus pecah kaca kembali terjadi di Manado.Dua korban kehilangan uang yang tak sedikit dalam kasus ini.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
nielton durado/tribun manado
Kapolresta Manado Kombes Julianto P Sirait. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pencurian dengan modus pecah kaca kembali terjadi di Manado.

Dua korban kehilangan uang yang tak sedikit dalam kasus ini.

Kapolresta Manado Kombes Julianto P Sirait kepada awak media mengatakan jika ada kemungkinan kasus ini dilakukan oleh pemain baru.

"Kemungkinan pemain baru. Karena pemain lamanya masih dalam penjara," ujarnya saat dihubungi Tribunmanado.co.id, Sabtu 14 September 2022.

Ia menegaskan jika kasus ini sudah jadi atensi pihaknya.

Namun sampai hari ini pihaknya masih terus melakukannya pengembangan terkait kasus pencurian dengan modus pecah kaca di Manado.

"Sekarang tim lapangan sedang melakukan pengembangan," ucapnya.

Sebelumnya diketahui, dua unit kendaraan dibobol saat acara syukuran kembalinya Miss Indonesia Audrey Vanessa ke Sulawesi Utara (Sulut) di Restoran Nelayan, Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang, Minahasa.

Kejadian pembobolan dengan modus pecah kaca itu menimpa mobil Toyota Calya DB milik presenter Richard Richie Pormouw (34) dan mobil Mitsubishi Expander milik Richard Fanny Wijaya Oey (37).

Menurut keterangan kedua korban saat melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado, mobil diparkir di pinggir jalan tapi agak jauh dari rumah makan.

"Parkiran depan dan pinggiran rumah makan sudah full, jadi mobil kami terpaksa diparkir di seberang jalan," ujar keduanya saat ditemui Tribunmanado.co.id, Sabtu 24 September 2022.

Tapi setelah acara usai dan akan kembali ke mobil untuk pulang, kaca depan samping pintu kiri dua mobil tersebut dalam keadaan pecah berlobang.

Sementara beberapa barang berharga di dalam sudah raib.

Richard Fanny Wijaya kehilangan handphone Nokia dan tas warna coklat yang berisikan dokumen import perusahaan serta dua kartu ATM BCA, dengan total kerugian diperkirakan 2 juta US dolar.

"Tidak ada uang yang hilang, tapi dokumen impor yang hilang merupakan transaksi perusahaan," ujar Fanny Wijaya.

Sedangkan Richard Richie kehilangan dua buah Iphone 10 warna hitam dan putih.

Presenter lokal di salah satu TV swasta ini menyebut angka kerugiannya mencapai Rp 20 juta. (Nie)

Baca juga: Kasus Pencurian Pecah Kaca Mobil di Manado Sulawesi Utara, Korban Rugi hingga Rp 30 Miliar

Baca juga: Wali Kota Tomohon Sulawesi Utara Lantik Enam Pejabat Definitif, 3 Asisten, 2 Kadis dan Setwan

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved