Pencurian di Manado

Pencurian Modus Pecah Kaca Kembali Terjadi, Presenter dan Pengusaha Asal Manado Jadi Korban

Dua unit kendaraan dibobol saat acara syukuran kembalinya Miss Indonesia Audrey Vanessa ke Sulawesi Utara (Sulut) di Restoran Nelayan, Desa Kalasey

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
IST
Mobil yang jadi korban pencurian. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua unit kendaraan dibobol saat acara syukuran kembalinya Miss Indonesia Audrey Vanessa ke Sulawesi Utara (Sulut) di Restoran Nelayan, Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang, Minahasa.

Kejadian pembobolan dengan modus pecah kaca itu menimpa mobil Toyota Calya DB milik presenter Richard Richie Pormouw (34) dan mobil Mitsubishi Expander milik Richard Fanny Wijaya Oey (37).

Menurut keterangan kedua korban saat melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado, mobil diparkir di pinggir jalan tapi agak jauh dari rumah makan.

"Parkiran depan dan pinggiran rumah makan sudah full, jadi mobil kami terpaksa diparkir di seberang jalan," ujar keduanya saat ditemui Tribunmanado.co.id, Sabtu 24 September 2022.

Tapi setelah acara usai dan akan kembali ke mobil untuk pulang, kaca depan samping pintu kiri dua mobil tersebut dalam keadaan pecah berlobang.

Sementara beberapa barang berharga di dalam sudah raib.

Richard Fanny Wijaya kehilangan handphone Nokia dan tas warna coklat yang berisikan dokumen import perusahaan serta dua kartu ATM BCA, dengan total kerugian diperkirakan 2 juta US dolar.

"Tidak ada uang yang hilang, tapi dokumen impor yang hilang merupakan transaksi perusahaan," ujar Fanny Wijaya.

Sedangkan Richard Richie kehilangan dua buah Iphone 10 warna hitam dan putih.

Presenter lokal di salah satu TV swasta ini menyebut angka kerugiannya mencapai Rp 20 juta.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua laporan kasus pembobolan mobil dengan modus pecah kaca.

"Malam itu juga anggota saya sudah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya," ujar Sugeng.

"Mudah-mudahkan kasus ini cepat terungkap dan pelaku dapat ditangkap untuk diproses sesuai hukum yang berlaku," tambah jebolan Akpol 2010 yang pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Minahasa ini. (Nie)

Baca juga: Baguna PDIP Tomohon Sulawesi Utara Gelar Baksos, Pemeriksaan Kesehatan Gratis hingga Vaksinasi

Baca juga: Nasib Hakim Agung Sudrajad Dimyati di MA Pasca Ditetapkan Tersangka Oleh KPK, Ditahan di Rutan KPK

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved