Manado Sulawesi Utara
Mahasiswa Teknik Mesin Politeknik Manado Edukasi Mekanikal Terapan ke Masyarakat TPA Sumompo
Mahasiswa Jurusan Teknik Politeknik Negeri Manado melaksanakan Pengabdian Pada Masyarakat-Mahasiswa(PPM-M).
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Mahasiswa Jurusan Teknik Politeknik Negeri Manado melaksanakan Pengabdian Pada Masyarakat-Mahasiswa(PPM-M).
PPM yang berlangsung akhir Agustus hingga awal September ini dipusatkan kepada masyarakat sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo, Kecamatan Buha, Mapanget, Kota Manado.
Mahasiswa memberikan pelatihan teknologi mekanikal terapan. Selain itu melaksanakan bakti sosial dan pemberdayaan kepada masyarakat.
Panitia PPM, Adriyan Warokka ST M Eng dan MEngdan Moody N Tumembow, ST MT menjelaskan, para mahasiswa melaksanakan beragam kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Mulai dari pembuatan papan nama jalan/penunjuk arah; pembuatan dan penempatan tempat sampah.
Mahasiswa juga melatih masyarakat cara mengelas danservice kendaraan ringan.
Ada juga sosialisasi dampak sampah terhadap pemanasan global; lokakarya kepemimpinan kepada pemuda dan Karang Taruna dan bakti sosial.
Mereka menjelaskan, PPM-M ini merupakan kegiatan perkuliahan dan sekaligus pengabdian masyarakat yang dilaksanakan ahasiswa Program Studi DIV Teknik Mesin Produksi dan Perawatan minimal semester 7.
"Hal ini wujud pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi juga bagian dari pembentukan dan penerapan sikap, karakter, kepedulian, hubungan sosial mahasiswa terhadap lingkungan dan masyarakat," kata Adriya kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (21/09/2022)
Lurah Buha, Jeannette E. Wentinusa berterima kasih karena PPM-M dipusatkan di wilayah tersebut.
"Tentu kegiatan mahasiswa, khususnya edukasi teknologi terapan pasti ada manfaat positif bagi masyarakat," kata Jeanette yang didampingi Ketua Lingkungan II, Lorina Pathuh.
Setelah pelaksanaan dua pekan, PPM-M ditutup Direktur Politeknik Negeri Manado Bidang Akademik Dr Tineke Saroinsong SST MEng.(ndo)
Baca juga: Siapa Sangka, Gubernur Papua Lukas Enembe Memang Pernah ke Kasino Judi, Diungkap Pengacara Sendiri
Baca juga: Baru Terungkap Ternyata Setiap Hari Hotman Paris Selalu Bawa Uang Cash di Dompetnya: Rp 10 Juta