Nasional

Gubernur Papua Lukas Enembe Dilarang Bepergian ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK, Mengapa?

Kabar terbaru, Gubernur Papua Lukas Enembe dilarang pergi ke luar negeri atas permintaan KPK. Mengapa?

Editor: Frandi Piring
Foto via pasificpos.com
Gubernur Papua Lukas Enembe Dilarang Bepergian ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lukas Enembe, Gubernur Papua dilarang untuk bepergian ke luar negeri atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ).

Dikabarkan, direktorat Jenderal Imigrasi ( Ditjen Imigrasi ) Kementerian Hukum, dan Hak Asasi Manusia ( Kemenkumham ) mencegah Gubernur Papua Lukas Enembe ke luar negeri.

I Nyoman Gede Surya Mataram sebagai Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian mengatakan, pencegahan ini diajukan oleh KPK.

“Pencegahan berlaku selama enam bulan,” kata Surya dalam keterangan resmi yang Kompas.com terima, Senin (12/9/2022).

Surya mengatakan, pihaknya menerima permohonan pencegahan itu pada Rabu (7/9/2022) lalu.

Pihak Imigrasi kemudian memutuskan melarang Lukas pergi ke luar negeri per 7 September hingga 7 Maret 2-24.

“Yang bersangkutan dilarang bepergian ke luar negeri selama masa pencegahan berlaku, ” tutur Surya.

Surya menerangkan, setelah menerima permohonan itu Imigrasi memasukkan nama Lukas ke dalam Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM).

Sistem ini terhubung ke semua Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di pelabuhan, bandara, dan Pos Lintas Batas di seluruh Indonesia.

Jadi tersangka kasus dugaan gratifikasi 

Gubernur Papua, Lukas Enembe ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan gratifikasi sebesar Rp 1 miliar.

Penetapan ini disebut tidak sesuai prosedur oleh pengacara Enembe, Stefanus Roy Rening.

Dikutip dari Tribun Papua, Stefanus menilai penetapan tersangka terhadap kliennya tidak sesuai dengan KUHAP.

"KUHAP menyatakan, orang dinyatakan tersangka itu apabila ada dua alat bukti dan ada keterangannya," ujarnya dalam konferensi pers, Senin (12/9/2022).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved