Minahasa Sulawesi Utara
Gelar Aksi Demo di Depan Gedung DPRD Minahasa Sulawesi Utara, Ini Sejumlah Tuntutan Mahasiswa Unima
Pada Rabu (8/9/2022), mahasiswa Unima menggelar demo di kantor DPRD Minahasa. Demo tersebut masih berkaitan dengan kenaikan harga BBM.
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Isvara Savitri
"Apalagi, disusul adanya ketegangan politik antara konflik Rusia dan Ukraina menyebabkan kegiatan ekspor indonesia terhadap Rusia diembargo dan hal ini membuat kegiatan ekspor dengan Rusia tidak berjalan dengan baik tentunya mempengaruhi ekonomi negara juga dan tentunya masyarakat yang paling merasakan dampaknya," papar Kontu.
Mereka mengungkapkan, kebijakan naiknya harga BBM merupakan hal yang tidak baik karena tingkat pendapatan masyarakat terlebih khusus kelas menengah ke bawah justru lebih terdampak.
"Ini tentu tidak sesuai dengan pendapatan masyarakat yang rendah di sesuaikan dengan kenaikkan BBM ini dan kajian membuktikan bahwa pemerintah tidak pro dengan masyarakat," beber Kontu mewakili aspirasi Mahasiswa.
Berikut tuntutan mahasiswa secara nasional dan daerah dalam aksi demo tersebut:
Nasional
Baca juga: Ini Pesan Rektor Ellen Kumaat Pada Puncak Dies Natalis ke-61 Unsrat Manado Sulawesi Utara
Baca juga: Gempa Guncang Sukabumi Kamis 8 September 2022, Baru Saja Guncang di Laut, Ini Info BMGK Magnitudonya
1. Memberantas mafia BBM.
2. Menuntut pemerintah untuk tidak menarik subsidi BBM.
3. Mendesak pemerintah agar mengembalikan subsidi BBM dan wajib mengontrol ketetapan harga bahan pokok dengan adil.
4. Mendesak pemerintah untuk menambah kilang minyak di negara.
5. Mendesak DPRD RI agar mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat dan Perlindungan Data Pribadi disahkan menjadi UU.

6. Mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) agar menetapkan kasus pembunuhan Munir sebagai pelanggaran HAM berat.
Lokal
1. Menolak aktivitas tambang PT. TMS di Sangihe.
2. Mendesak Gubernur Sulut mencabut SK Hibah No. 368/2021 terkait Hibah Tanah Kalasey Minahasa kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf).
3. Menolak klaim sepihak TNI AD terhadap Perkebunan Kelelondey Langowan.
Baca juga: Akhirnya Terungkap Pengakuan Mengejutkan Bripka Ricky, Singgung Bu Putri Nangis & Panggil Brigadir J
Baca juga: Sosok Judistira Eka Permadi, Pilot Pesawat TNI AL yang Jatuh di Selat Madura, Istrinya Hamil 9 Bulan
4. Mendesak disahkannya Perda Legalitas Cap Tikus.
5. Menolak pembangunan jalan tol di mata Aer Ujang Bitung.(*)