Brigadir J Tewas
Akhirnya Terungkap Polri Sebut Lie Detector Ferdy Sambo Dkk Canggih, Dari Amerika, Akurasi 93 Persen
Akhirnya terungkap Polri mengklaim lie detector atau alat pendeteksi kebohongan yang dimiliki canggih.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya terungkap Polri mengklaim lie detector atau alat pendeteksi kebohongan yang dimilikinya canggih.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa lie detector milik Polri merupakan alat canggih karena diimpor dari Amerika Serikat dan punya keakuratan di atas 90 persen.
Diketahui sebelumnya, Brigadir J tewas diduga ditembak oleh sesama anggota polisi Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada Jumat 8 Juli 2022 lalu.
Baca juga: Akhirnya Terungkap Sosok Polwan yang Terseret Kasus Brigadir J, 4 Perwira Polisi Dipecat
Baca juga: Akhirnya Terungkap Kapolri Listyo Akui Polri Takut Usut Kasus Brigadir J, Power Ferdy Sambo Terkuak
Baca juga: Kapolri Sebut Penyidik Sempat Takut Usut Ferdy Sambo Karena Takut, Penyebab Terungkap
Foto: Pasca tewasnya Brigadir Yosua, Irjen Ferdy Sambo akan menjalani pemeriksaan dengan lie detector Kamis (8/9/2022). (CAPTURE TV POLRI)
Pakar hukum, eks Kabareskrim hingga penasihat kapolri angkat bicara soal pemeriksaan lie detector atau tes uji kebohongan.
Mayoritas mereka bersuara pemeriksaan lie detector tidak akurat.
Mereka menyarankan penyidik Polri mencari alat bukti lain, terlebih menurut mereka hasil lie detector tidak bisa jadi bukti di persidangan.
Menyikapi itu, Mabes Polri angkat bicara.
Polri menjelaskan tujuan penggunaan lie detector dan mengungkap hasil akurasinya.
Bahkan Polri juga mengklaim lie detector yang dimiliki punya keakuratan diatas 90 persen.
Alat itu merupakan alat canggih yang diimpor dari Amerika Serikat.
Diketahui saat ini baru empat tersangka yang sudah diperiksa mengunakan lie detector.
Keempat tersangka itu yakni Bharada E, Brigadir RR, Kuat Maruf dan Putri Candrawathi.
Seorang saksi bersama Susi yang adalah Asisten Rumah Tangga (ART) di rumah Ferdy Sambo juga jalani pemeriksaan lie detector.