Manado Sulawesi Utara
GTI Minta Kapolda Sulut Serius Tangani Mafia Tanah, Risat Sanger: Banyak Kasus Terdiam di Polisi
GTI Sulut dan JAN Sulut mendesak Kapolda Sulut menindak semua mafia tanah. Bagi mereka, ada beberapa kasus tanah yang mandeg di kepolisian.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Isvara Savitri
Untuk itu, GTI Sulut dengan tegas hari ini hingga ke depannya akan siap membantu Menteri ATR/ BPN untuk menyambut perintah presiden dalam memerangi atau menghanguskan mafia tanah.
"Kita kobarkan perang mulai hari ini. Jika imbauan ini tidak digubris, kami akan turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi dan mengobarkan perang terhadap mafia tanah,” pungkasnya.
Sementara Horas Napitupulu menuturkan, merupakan suatu tantangan untuk Kapolda Sulut untuk bisa menyelesaikan salah satu kasus tanah.
Sebab yang ia amati, enam Kapolda terakhir di Sulut tidak bisa menyelesaikan perkara sengketa tanah.
“Selama enam Kapolda, enggak ada satupun kasus tanah yang telah diselesaikan oleh Kapolda Sulawesi Utara. Dan ini sebagai tantangan buat bapak Kapolda Sulut yang sekarang,” ungkap Horas.
Baca juga: Rapat Kerja Daerah 2022, Golkar Sangihe Jadi Tuan Rumah
Baca juga: Sosok Kombes Agus Nur Patria, Kaki Tangan Ferdy Sambo yang Kini Dipecat dari Polri, Perusak CCTV
Selain itu Horas berharap peluncuran aplikasi terbaru dari Kementerian ATR/BPN dapat mencegah terjadinya mafia tanah.
“Saya berharap aplikasi itu memudahkan masyarakat melapor bila ada kecurigaan adanya mafia pertanahan,” tutup dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Foto-Dokumentasi-Tribun-Manado-Nielton-Durado.jpg)