Breaking News:

Sangihe Sulawesi Utara

Rapat Kerja Daerah 2022, Golkar Sangihe Jadi Tuan Rumah

Golkar Sangihe akan menjadi rapat kerja daerah 2022. Golkar Sangihe berkomitmen mempertahankan kemenangan Pilkada sebelumnya.

Penulis: Nelty Manamuri | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/HO
Ketua DPD II Partai Golkar Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, didampingi Wakil Ketua DPD II, Nader Baradja dan Sekretaris, Jusak Ruitan saat ditemui di Sekretariat Golkar Sangihe. 

TRUBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Golkar Provinsi Sulawesi Utara yang direncanakan pada Oktober 2022 mendatang, jadikan DPD ll partai Golkar Kepulauan Sangihe sebagai tuan rumah.

Ketua DPD II Partai Golkar Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, mengatakan ditunjuknya Sangihe sebagai tuan rumah berdasarkan penugasan salah satu Ketua DPP, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, saat pelaksanaan Rakerda tahun sebelumnya.

"Pada saat pelaksanaan Rakerda lalu pak Tandjung telah menugaskan DPD II Golkar Sangihe tuan rumah Rakerda tahun ini yang pelaksanannya sekitar Oktober atau November 2022, dan kami sangat siap sebagai tuan rumah," kata Gaghana saat ditemui di Sekretariat Golkar Sangihe didampingi Wakil Ketua DPD II Nader Baradja dan Sekretaris Jusak Ruitan, Rabu (7/9/2022).

Disentil terkait alasan Sangihe dijadikan tuan rumah Rakerda, menurut Jabes karena DPP menilai Sangihe sebagai salah satu lumbung suara Golkar serta Sangihe adalah daerah yang hendak mempertahankan perolehan suara pemenangan pilkada bupati, gubernur dan presiden.

"Jadi alasan itulah sampai DPP menunjuk Sangihe tuan rumah rakerda tahun ini, apalagi pada Pilkada Sangihe 2024 Golkar Sangihe punya tugas mempertahankan kemenangan pilkada sebelumnya," ujar mantan Bupati Sangihe periode 2017-2022.

Sementara itu terkait isu musdalub yang dihembus pihak-pihak tertentu, Jabes memastikan itu hanya kabar angin yang sengaja dihembus oleh orang-orang luar partai yang tidak paham Golkar.

Baca juga: Sosok Kombes Agus Nur Patria, Kaki Tangan Ferdy Sambo yang Kini Dipecat dari Polri, Perusak CCTV

Baca juga: Agustus 2022, Polda Sulawesi Utara Ringkus 9 Kasus Narkoba, 8 Kasus Migas dan 18 Kasus Judi

Apalagi ketika dicek ke kejajaran kepengurusan partai kecamatan hingga kelurahan/kampung, tidak ada informasi tentang musdalub.

"Tidak ada laporan dari kecamatan atau kampung kelurahan kalau ada orang-orang yang datang meminta tanda tangan musdalub. Jadi kami di Sangihe aman-aman saja dan justru yang tidak aman orang-orang diluar Golkar," tegas JEG.

Begitu pun disentil adanya pihak-pihak yang akan menjatuhkan atau mengkriminalisasi kader Golkar, juga sudah ada instruksi dari DPP melalui Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Adies Kadir yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI, agar DPP, DPD I dan DPD II berada didepan untuk mengawalnya.

Ketua DPD II Partai Golkar Sangihe Jabes Ezar Gaghana didampingi
Ketua DPD II Partai Golkar Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, didampingi Wakil Ketua DPD II, Nader Baradja dan Sekretaris, Jusak Ruitan saat ditemui di Sekretariat Golkar Sangihe.

"Memang DPP harus menyampaikan ini dan mengawal supaya tidak terjadi hal-hal yang merugikan kader Partai Gokar, sebab Golkar adalah partai besar yang punya target legislatif maupun pilpres yang mengusung ketua umum calon presiden, sehingga kinerja kader golkar dari DPP sampai di desa terawasi dan terlindungi dari berbagai intervensi,"kuncinya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved