Kesehatan

5 Sayuran yang Bisa Turunkan Gula Darah, Bermanfaat Bagi Penderita Diabetes

Ada beberapa sayuran yang bisa membantu menurunkan gula darah. Sayuran tersebut bermanfaat bagi penderita diabetes.

Editor: Isvara Savitri
pexels.com
Ilustrasi sayur kale. Berikut beberapa jenis sayuran yang bisa menurunkan gula darah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada beberapa sayuran yang bisa menurunkan gula darah.

Tentu sayuran tersebut bermanfaat bagi penderita diabetes.

Bagi penderita pradiabetes dan diabetes, diet adalah bagian terpenting dalam pola hidup.

Pasalnya, dengan diet juga bisa menurunkan gula darah secara sehat.

Selain diet, faktor berat badan, stres, dan genetik, juga berperan dalam gula darah.

Sementara beberapa sayur bisa berkontribusi pada fluktuasi gula darah, yang lain bisa mengoptimalkan kontrol gula darah sambil meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. 

Berikut lima sayur yang terbukti menurunkan gula darah berdasarkan hasil penelitian, mengutip Healthline:

1. Kale 

Kale sering digambarkan sebagai "makanan super", dikemas dengan senyawa yang bisa membantu menurunkan kadar gula darah, termasuk serat dan antioksidan flavonoid. 

Sebuah penelitian yang melibatkan 42 orang dewasa Jepang menunjukkan, mengonsumsi 7 atau 14 gram makanan yang mengandung kale dengan makanan berkarbohidrat tinggi secara signifikan menurunkan kadar gula darah setelah makan. 

Penelitian juga memperlihatkan, antioksidan flavonoid yang ditemukan dalam kale, termasuk quercetin dan kaempferol, memiliki efek penurun gula darah dan sensitivitas insulin yang kuat. 

2. Pare

Sayuran yang memiliki rasa pahit ini mengandung senyawa yang berperan seperti insulin, sehingga bisa membantu menurunkan kadar gula darah.    

Beberapa penelitian menunjukkan, pare membuat lebih banyak glukosa masuk ke dalam sel, kemudian tubuh memprosesnya dan menyimpannya di hati, otot, dan lemak.

Baca juga: Dampaknya Jika Antibiotik Tak Dihabiskan, Bisa Timbulkan Kekebalan hingga Penyakit Serius

Baca juga: Profil 5 Jenderal yang Setujui Pemecatan Ferdy Sambo, Ada Ahmad Dofiri hingga Yazid Fanani

Pare juga bisa mencegah tubuh Anda mengubah nutrisi yang disimpan menjadi glukosa dan melepaskannya ke dalam darah. 

3. Okra 

Okra adalah adalah sumber yang kaya akan senyawa penurun gula darah, seperti polisakarida dan antioksidan flavonoid. 

Di Turki, biji okra telah lama digunakan sebagai obat alami untuk mengobati diabetes karena sifat penurun gula darahnya yang kuat. 

Rhamnogalakturonan, polisakarida utama dalam okra, telah diidentifikasi sebagai senyawa antidiabetes yang kuat. 

Plus, okra mengandung isoquercitrin flavonoid dan quercetin 3-O-gentiobioside, yang membantu mengurangi gula darah dengan menghambat enzim tertentu. 

Meskipun penelitian pada hewan menunjukkan okra memiliki sifat antidiabetes yang kuat, penelitian pada manusia diperlukan.

okra
Sayur okra.

4. Labu dan biji labu 

Berwarna cerah dan dikemas dengan serat dan antioksidan, labu adalah pilihan tepat untuk pengaturan gula darah

Faktanya, labu digunakan sebagai obat diabetes tradisional di banyak negara, seperti Meksiko dan Iran. 

Labu kaya akan karbohidrat yang disebut polisakarida, yang telah dipelajari potensinya dalam mengatur gula darah

Perawatan dengan ekstrak dan bubuk labu telah terbukti secara signifikan menurunkan kadar gula darah pada penelitian pada manusia dan hewan. 

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagaimana labu utuh, seperti saat dipanggang atau dikukus, bisa bermanfaat untuk menurunkan gula darah

Sementara biji labu dikemas dengan lemak dan protein sehat, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk mengontrol gula darah juga. 

Baca juga: Jadwal Kapal dari Pelabuhan Manado ke Kepulauan Talaud Sulawesi Utara, Ada KM Glory Mary

Baca juga: Alasan Keluarga Brigadir J Laporkan Ferdy Sambo dan Istri, Kamaruddin: Diulang-ulang terus

Sebuah studi pada 2018 terhadap 40 orang menemukan, mengonsumsi 2 ons atau 65 gram biji labu mengurangi gula darah pasca makan hingga 35 persen dibandingkan dengan kelompok kontrol. 

5. Brokoli 

Makanan ini mengandung sulforaphane, yakni jenis isothiocyanate yang memiliki sifat penurun gula darah

Sulforaphane dihasilkan ketika brokoli dicincang atau dikunyah karena reaksi antara senyawa glukosinolat yang disebut glukoraphanin dan enzim myrosinase.

Keduanya terkonsentrasi di brokoli. 

Brokoli ist
Brokoli ist (SHUTTERSTOCK)

Penelitian atas hewan dan manusia menunjukkan, ekstrak brokoli kaya sulforaphane memiliki efek antidiabetes yang kuat, membantu meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi gula darah dan penanda stres oksidatif. 

Sementara kecambah brokoli adalah sumber glukosinolat terkonsentrasi seperti glukoraphanin, dan terbukti membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2 ketika diekstrak. 

Cara terbaik untuk meningkatkan ketersediaan sulforaphane adalah dengan menikmati brokoli dan kecambah brokoli mentah atau dikukus ringan, atau menambahkan sumber aktif myrosinase seperti bubuk biji mustard ke brokoli yang dimasak. 

Baca juga: Putri Candrawathi Ngotot Jadi Korban Kekerasan Seksual Brigadir J Meski Sudah Jadi Tersangka

Baca juga: RENUNGAN HARIAN KELUARGA - Roma 14:11-12 Memuliakan Allah

Itulah sayur yang terbukti menurunkan gula darah, cocok untuk penderita diabetes.(*)

 

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Penderita Diabetes Bisa Coba, 5 Sayur Ini Terbukti Menurunkan Gula Darah".

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved