Polisi Tembak Polisi
Deolipa Yumar Bilang Ferdy Sambo Biseksual, Psikopat, Bela Brigadir J dan Bharada E
Pengembangan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J terus mendapatkan hal baru yang cenderung mengejutkan publik.
Ia mengatakan bahwa Kuat Maruf adalah pengikut keluarga Irjen Ferdy Sambo asal Brebes yang sudah lama bekerja bersama keluarga Ferdy Sambo.
Baca juga: Baru Terungkap Ada Rapat Singkat Oleh Irjen Ferdy Sambo Sebelum Bunuh Brigadir J, Putri Menangis
Baca juga: Pantas Bonge Tolak Tawaran Uang Rp 1 Miliar Dari Raffi Ahmad, Ternyata Disuruh Lakukan Ini
Menurutnya, ada kemungkinan bahwa Kuat Maruf bertengkar dengan Brigadir J karena sesuatu masalah.
"Mungkin dia ada senggolan soal emosional dengan Brigadir J atau Yosua, sifatnya personal. Tapi bukan urusan cinta. Kuat Maruf ini dia diduga punya dendam," kata Deolipa.
Kemudian Karni Ilyas bertanya kepada Deolipa, mengapa menuduh Irjen Ferdy Sambo ada kaitannya dengan LGBT?
"Kenapa Anda menuduh dia (Irjen Ferdy Sambo) sebagai biseksual?" tanya Karni Ilyas.
Menurut Deolipa, alasannya menyebut bahwa ada kaitannya LGBT dengan Irjen Ferdy Sambo adalah sumber dari rekannya di kepolisian itu, yakni Kanit Doktor Suradi.
"Ketika si Pak Doktor Suradi bilang, Lip, Saudaraku, ini ada potensi LGBT, artinya intelejen sudah jadi. Pernyataan Suradi sudah saya pegang, yaitu LGBT. Saya cuma punya kesimpulan di awal semua pelakunya ya LGBT," kata Deolipa.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Deolipa Yumara Sebut Ferdy Sambo Psikopat: Kita Deteksi Ingin Jadi Kapolri dan Presiden, https://www.tribunnews.com/nasional/2022/08/20/deolipa-yumara-sebut-ferdy-sambo-psikopat-kita-deteksi-ingin-jadi-kapolri-dan-presiden?page=all.