Polisi Tembak Polisi

Mahfud Minta Benny Mamoto Bicara dengan Kapolri, 63 Anggota Polri Diperiksa Terkait Kasus Brigadir J

Kasus tewasnya Brigadir Joshua atau Brigadir J tak bisa dipandang sebagai perkara sederhana seperti diucapkan beberapa orang yang mempunyai pengalaman

Editor: Aswin_Lumintang
Kolase Tribun Manado/ Tribunnews
Akhirnya Terungkap Ucapan Kapolri Saat Ditemui Ferdy Sambo Usai Insiden, Rasakan Hal Janggal 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kasus tewasnya Brigadir Joshua atau Brigadir J tak bisa dipandang sebagai perkara sederhana seperti diucapkan beberapa orang yang mempunyai pengalaman dalam penyelidikan.

Peristiwa pembunuhan ini menjadi tidak mudah dan sederhana karena melibatkan petinggi di internal Polri dengan jabatan strategis.

Bukan hanya strategis, melainkan juga oknum tersangka utama memiliki jejaring yang kuat dan lintas generasi di kepolisian.

Hal inilah yang membuat kasus ini awalnya pengungkapannya sulit.

Peran Presiden Joko Widodo dan Mahfud MD dalam mengungkap Kasus Tewasnya Brigadir J
Peran Presiden Joko Widodo dan Mahfud MD dalam mengungkap Kasus Tewasnya Brigadir J (Kolase Tribun Manado)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam)  Mahfud MD mengatakan anak buah Irjen Ferdy Sambo sempat menghalangi penyidikan kasus tewasnya Brigadir Joshua atau Brigadir J.

Mahfud mengaku hal tersebut yang membuat penyidik agak lama untuk membongkar kasus Brigadir J ditembak di rumah dinas Sambo.

"Yang saya dengar memang di Polri itu terjadi tarik-menarik yah. Bahkan grupnya Sambo itu konon dari daerah-daerah meskipun enggak ada tugas di Jakarta datang ngawal ke situ menghalang, upaya menghilangkan jejak itu dan menghalang-halangi penyidikan," kata Mahfud dikutip dari YouTube Akbar Faizal Uncensored, Kamis (18/8/2022).

Mahfud menuturkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun akhirnya memanggil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Alasan Kamaruddin Simanjuntak Minta 5 Surat Kuasa ke Keluarga Brigadir Yosua

Baca juga: Akhirnya Terbongkar Drama Melankolis Ferdy Sambo, Teriak Kesal Dizalimi, Mahfud MD Akui Dibohongi

Setelah itu Jokowi memanggil Mahfud bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

"Terus presiden memanggil Kapolri diberi tahu supaya selesaikan. Sesudah Kapolri berikutnya saya, terpisah. Saya dengan Pak Pramono Anung," ujarnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved