Polisi Tembak Polisi
Mantan Pengacara Bharada E Sebut Adanya Hubungan Biseksual di Kasus Penembakan Brigadir J
Mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara tiba-tiba menyinggung soal dugaan penyimpangan hubungan intim atau biseksual dalam kasus pembunuhan
Mahfud MD juga telah meminta keterangan dari lima orang yang kala itu dipanggil Ferdy Sambo.
"Saya sudah cek pada semua orang yang dipanggil. Kalimatnya sama, cuma nangis mondar-mandir di meja," jelas Mahfud.
Selain itu, ada kalimat juga yang dilontarkan Ferdy Sambo agar orang percaya kepadanya.
"Kalau saya ada di situ saya tembak sendiri sampai mati lebih parah," kata Mahfud MD, mengutip teriakan Sambo yang dia dapat dari orang-orang yang datang menemuinya.
Baca juga: Makna Kemerdekaan Menurut Ferdy Sondakh Waka l DPRD Sangihe Sulawesi Utara
Baca juga: Rincian 1.557 WBP se Sulawesi Utara yang Menerima Remisi HUT Proklamasi Kemerdekaan RI
Sejak itu, ujarnya, akhirnya semakin kuat kesimpulannya bahwa yang terjadi bukan baku tembak di antara ajudan.
"Kompolnas akhirnya saya minta menarik diri dari (skenario) tembak menembak. Tidak ada tembak menembak, yang ada adalah penembakan," jelasnya.
Belakangan memang tergambar bahwa yang terjadi di rumah dinas itu bukan baku tembak seperti cerita pertama yang disampaikan oleh polisi.
Peristiwa sebenarnya adalah pembunuhan berencana, dengan otak pelaku utama adalah Irjen Pol Ferdy Sambo.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Eks Pengacara Bharada E Singgung Soal Biseksual dalam Kasus Brigadir J: Bisa Terjadi di Kepolisian, https://www.tribunnews.com/nasional/2022/08/17/eks-pengacara-bharada-e-singgung-soal-biseksual-dalam-kasus-brigadir-j-bisa-terjadi-di-kepolisian?page=all.