Senin, 1 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Konflik Rusia dan Ukraina

Akibat Wartawan Selfie, Markas Tentara Bayaran Rusia Dihantam Rudal Kiriman Ukraina

Seorang wartawan pro Rusia memposting foto-foto pribadinya di pangkalan Wagner Rusia minggu lalu secara online. Pada minggu, markas tersebut diserang.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com/Russia Today
Beberapa mobil yang hancur diserang Ukraina. Ukraina menyerang pangkalan tentara bayaran kelompok Wagner Rusia pada Minggu (14/8/2022). 

Antara lain, peluncur roket ganda HIMARS dan gudang yang menyimpan amunisi dihancurkan di dekat kota Kramatorsk di DPR, menurut juru bicara itu.

Lebih dari seratus tentara Ukraina dan anggota kelompok Nasionalis Sektor Kanan juga tewas dalam serangan di dekat desa Starye Terny di DPR, tambah Konashenkov.

Radikal dari Sektor Kanan memainkan peran kunci selama kudeta kekerasan di Kiev pada tahun 2014 dan kemudian mengambil bagian aktif dalam pertempuran di Donbas selama dua tahun ke depan.

Pengungsi

Lebih dari 20.500 penduduk Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk melintasi perbatasan Rusia di wilayah Rostov selama sehari terakhir, kata departemen perbatasan Dinas Keamanan Federal kepada wartawan, Kamis (11/8/2022).

mobil diserang ukraina
Beberapa mobil yang hancur diserang Ukraina.

"Selama satu hari terakhir, lebih dari 20.500 warga telah memasuki Rusia melalui pos pemeriksaan di wilayah Rostov," kata layanan pers dikutip kantor berita TASS.

Menurut laporan itu, hampir 2,5 juta warga Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk telah melintasi perbatasan Rusia di wilayah Rostov sejak Februari.

Situasi di saluran kontak di Donbass meningkat pada 17 Februari. Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan pengakuan atas Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk, yang para pemimpinnya menandatangani perjanjian tentang persahabatan, kerja sama, dan bantuan timbal balik.

Pada sisi lain, Rusia telah menggandakan jumlah serangan udara terhadap posisi militer dan infrastruktur sipil Ukraina dibandingkan dengan minggu sebelumnya, Brigadir Jenderal Ukraina Oleksiy Hromov mengatakan pada hari Kamis.

“Pesawat dan helikopter musuh menghindari terbang ke jangkauan pertahanan udara kami, dan karena itu akurasi serangan ini rendah,” katanya dalam konferensi pers.

Sementara itu, parlemen Latvia menyebut Rusia sebagai "negara sponsor terorisme" atas perang di Ukraina dan meminta sekutu Barat untuk menjatuhkan sanksi yang lebih komprehensif terhadap Moskow untuk mengakhiri konflik, lapor Reuters.

Dalam berita lain, sebuah kapal yang membawa gandum dan dijadwalkan berangkat dari pelabuhan Chornomorsk Ukraina di bawah kesepakatan yang ditengahi PBB pada Kamis tidak dapat berlayar karena kondisi cuaca buruk, kata kementerian pertahanan Turki kepada Reuters.

Baca juga: Limi Mokodompit Terima Kepulangan 17 Jamaah Haji Asal Bolmong Sulawesi Utara

Baca juga: Alasan Oknum Polisi Nekat Bobol Mesin ATM, Briptu M Kurniadi: Gaji Saya Tidak Cukup

Kesepakatan yang ditengahi oleh PBB dan Turki antara Rusia dan Ukraina telah memungkinkan 12 kapal berangkat dari pelabuhan Laut Hitam Ukraina sejak 1 Agustus.(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gara-gara Selfie, Markas Tentara Bayaran Wagner Hancur Dihantam Roket HIMARS.

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved