Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Konflik Rusia dan Ukraina

Akibat Wartawan Selfie, Markas Tentara Bayaran Rusia Dihantam Rudal Kiriman Ukraina

Seorang wartawan pro Rusia memposting foto-foto pribadinya di pangkalan Wagner Rusia minggu lalu secara online. Pada minggu, markas tersebut diserang.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com/Russia Today
Beberapa mobil yang hancur diserang Ukraina. Ukraina menyerang pangkalan tentara bayaran kelompok Wagner Rusia pada Minggu (14/8/2022). 

Koresponden perang Yury Kotenok mengatakan Prigozhin tidak terluka.

Tapi ada juga klaim 'kepanikan ringan' bahwa Prigozhin tidak terlihat setelah pemogokan.

Sumber Wagner muncul untuk mengkonfirmasi fakta serangan di pangkalannya di Popasna.

Tentara swasta dipandang penting bagi upaya perang Putin di garis depan di tengah klaim atas kegagalan pasukan regulernya.

Rusia Terus Merangsek

Sementara Russia Today melaporkan tetara Rusia terus merangsek dari timur Ukraina.

Juru bicara kementerian pertahanan Rusia, Letnan Jenderal Igor Konashenkov Pasukan Rusia telah menetapkan kendali penuh atas pemukiman Peski di Republik Rakyat Donetsk (DPR).

“Sebagai akibat dari serangan pasukan sekutu [pasukan Rusia dan milisi DPR], pemukiman Peski telah sepenuhnya dibebaskan,” kata Igor Konashenkov dalam pengarahan hariannya pada hari Sabtu (13/8/2022).

Peski, yang terletak sekitar 2 km dari Bandara Donetsk, telah menjadi salah satu pilar utama garis pertahanan rumit Ukraina di DPR.

Benteng utama di timur Ukraina yang biasa disebut Donbas tersebut teruss berkurang oleh serbuan pasukan Rusia.

Baca juga: Baru Terungkap Kekuatan Cinta Ferdy Sambo dan Putri Sejak SMP, Bersama Terlibat Bunuh Brigadir J

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Jawa Tengah Senin 15 Agustus 2022, Ini Info BMKG

Pemukiman itu telah dijaga ketat sejak 2015. Seorang komandan milisi DPR mengatakan kepada Channel One Rusia pekan lalu bahwa daerah itu telah berubah menjadi “satu garnisun besar”, tempat semua warga sipil dievakuasi sejak lama.

Semua bangunan di Peski dikelilingi oleh parit, sementara pertahanan Ukraina telah didirikan “sesuai dengan standar NATO,” katanya.

Operasi gabungan untuk merebut pemukiman itu dimulai pada akhir Juli dan terjadi pertempuran sengit dan penembakan artileri.

Pada awal Agustus, Presiden Ukraina Vladimir Zelensky menggambarkan situasi di Peski dan Avdeevka di dekatnya dengan mengatakan bahwa “hanya neraka di sana. Itu bahkan tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata."

Juru bicara Kemenhan Rusia Igor Konashenkov mengatakan, serangan terhadap pasukan dan infrastruktur militer Kiev berlanjut di bagian lain Ukraina selama 24 jam terakhir.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved