Brigadir J Tewas
Akhirnya Terungkap, Putri Candrawathi Ternyata Terllbat Susun Skenario Sambo, Terancam Dipidana?
Fakta baru menyeret nama Putri Candrawathi yang terllbat menyusun skenario pembunuhan Brigadir J bersama suaminya Sambo.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dihadapan Komnas HAM, Irjen Ferdy Sambo mengakui telah merekayasa kasus tewasnya Brigadir Yosua.
Irjen Ferdy Sambo tak berkutik dan akhirnya mau jujur.
Mantan Kadiv Propam Polri itu merupakan dalang yang membuat tim penyidik kesulitan mengungkap fakta tewasnya Brigadir Yosua.

Baca juga: Akhirnya Terungkap 4 Narasi Rancangan Sambo, Ada CCTV Rusak Disambar Petir Hingga Pelecehan
Ia telah menyusun skenario pembunuhan Brigadir J alias Brigadir Yosua, ajudannya.
Fakta mengejutkan lainnya yaitu ia mengakui telah menyusun skenario bersama istrinya, Putri Candrawathi.
Tak hanya itu, Ferdy juga ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan Brigadir Yosua setelah sebelumnya berbohong dengan mengatakan berada di luar rumah untuk melakukan tes PCR.
Kini Ferdy Sambo mengaku ia berada di TKP saat Brigadir Yosua masih hidup.
Hal itu diungkapkan Ferdy Sambo ketika diperiksa oleh Komnas HAM di Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).
Saat memeriksa Ferdy Sambo, Komnas HAM bertanya perihal detail waktu pembunuhan Brigadir Yosua pada Jumat 8 Juli 2022 silam.
Tak mampu berkutik lagi, Ferdy Sambo akhirnya mengaku kalau dirinya ada di TKP saat Brigadir Yosua masih hidup.
"Yang pertama adalah soal bounce range waktu. Yang pertama adalah apakah ketika dia sampai TKP, di Duren Tiga rumah dinas nomor 46, itu Yosua dalam kondisi hidup apa sudah meninggal.
Dia bilang masih hidup," ungkap Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, dikutip TribunnewsBogor.com dari Breaking News Komnas TV, Jumat (12/8/2022).
Selain itu, Ferdy Sambo mengaku adanya skenario soal pembunuhan Brigadir J agar terlihat seperti tembak menembak.
Bahkan disebutkan Komnas HAM, Ferdy Sambo pun menyusun skenario itu bersama istrinya, Putri Candrawathi setelah keduanya tiba di rumah pribadi, di Saguling.
"Ternyata memang ada komunikasi antara Pak Sambo dan Bu Sambo sehingga memang mempengaruhi cerita yang ada di TKP," ujar Choirul Anam.

Baca juga: Pantas Benny Mamoto Disebut Bela Sambo, Ternyata Karena ini, Sekarang Malu & Minta Maaf