Breaking News
Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Baru Terungkap Kondisi Terkini Putri Candrawathi, Istri Sambo Masih Terguncang, Malu dan Menangis

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan, hal itu terjadi karena PC masih dalam kondisi terguncang.

Tayang:
Dok. Handout via democrazy.id
Baru Terungkap Kondisi Terkini Putri Candrawathi, Istri Sambo Masih Terguncang, Malu dan Menangis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya terungkap kondisi terkini Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo usai sang suami ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Istri Ferdy Sambo saat ini masih dalam kondisi terguncang, trauma, dan depresi.

Putri Candrawathi bahkan disebut malu untuk mengungkap kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J.

Baca juga: Nyanyian Bharada E, Jalan Seorang Tamtama Hancurkan Skenario dan Karier Sang Jenderal Bintang Dua

Hal ini terungkap setelah Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menemui Putri untuk melakukan asesmen.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) belum mendapatkan keterangan yang signifikan dalam asesmen psikologis terhadap PC, istri tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan, hal itu terjadi karena PC masih dalam kondisi terguncang.

“Tidak banyak hal yang kami peroleh karena memang secara penampakan dan juga disampaikan psikiater kepada kami, Ibu P memang masih nampak terguncang,” kata Edwin dalam Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV, Rabu (10/8/2022).

Dalam asesmen tersebut, Edwin mengungkapkan bahwa PC lebih banyak diam dan beberapa kali menangis.

Karena faktor kondisi PC yang masih terguncang, LPSK pun hanya mendapatkan sedikit informasi.

“Baik wawancara maupun intruksi tertulis, seharusnya pemohonan melakukan itu juga tidak dikerjakan,” katanya.

Secara keseluruhan, LPSK belum mendapatkan keterangan yang signifkan dari PC.

“Sebetulnya belum ada apapun yang kami peroleh, sempat yang disampaikan bahwa Ibu P malu untuk mengungkapkan,” imbuh dia.

Sebelumnya, psikolog dan psikiater LPSK melakukan asesmen terhadap PC di kediamannya di Jalan Saguling, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022).

Proses asesmen berlangsung kurang lebih selama tiga jam.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved