Brigadir J Tewas
Akhirnya Terungkap 8 Pengakuan Mengejutkan Bharada E, Diperintah Menembak Hingga Skenario Pembunuhan
Simak 8 pengakuan Mengejutkan Bharada E, diantaranya menyebutkan ada perintah menembak dari atasan hingga skenario pembunuhan berikut ini.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus tewasnya Brigadir J memasuki babak baru.
Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E melalui kuasa hukumnya yang baru ia membeberkan pengakuan mengejutkan publik.
Setelah Andreas cs mundur menjadi pengacara Bharada E dan digantikan Muhammad Burhanuddin dan Deolipa Yumara, Bharada E terus memberikan pengakuan terbarunya.
Pengakuan Bharada E ini banyak berubah dibandingkan sebelumnya.
Berikut Tribunnews rangkum pengakuan terbaru Bharada E yang dikemukakan dua pengacara barunya.
Benarkah dia bukan pelaku tunggal dalam kasus penembakan itu?
1. Tidak ada motif membunuh Bharada E
Deolipa Yumara mengatakan kliennya Bharada E tidak memiliki motif untuk membunuh Brigadir J.
Ini membuat pihaknya selaku kuasa hukum menyimpulkan adanya perintah untuk melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J.
"Secara prinsip dia nggak punya motif untuk membunuh. Jadi secara kejiwaan, nggak ada motif untuk membunuh. Makanya bisa kita simpulkan bahwasanya ada perintah," katanya dikutip dari YouTube Metrotvnews, Minggu (7/8/2022).
2. Sebut siapa yang membunuh Bharada E
Menurut Deolipa, Bharada E telah mengatakan kepadanya terkait sosok yang melakukan perintah untuk membunuh Brigadir J.
Baca juga: Sosok Deolipa Yumara, Pengacara Baru Bharada E, Ada Hubungan dengan Artis Angel Lelga?
Namun Deolipa tidak menyebutkan nama dari sosok yang menyuruh Bharada E.
"Sudah dikatakan (nama yang menyuruh Bharada E) oleh yang bersangkutan. Hanya saja kan ini untuk kepentingan penyidikan dan pro justicia. Jadi kita tidak akan buka sementara. Biarkan penyidik bekerja mengembangkan semuanya sehingga mendapatkan hasil maksimal," jelasnya.
3. Diperintah atasan?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Bharada-E-dan-Bripka-Ricky-adalah-Ajudan-Irjen-Ferdy-Sambo.jpg)