Brigadir J Tewas
Update Terbaru Kasus Brigadir J: Komnas HAM Kantongi Bukti Baru ini, Usai Periksa ART & Ajudan 7 Jam
Update Terbaru Kasus Brigadir J. Usai memeriksa ART & ajudan Irjen Ferdy Sambo, Komnas HAM mengkalim kemajuan signifikan dalam penyelidikan kasus ini.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Asisten Rumah Tangga (ART) dan ajudan Kadiv Propam nonaktif Polri, Irjen Ferdy Sambo kemarin memenuhi panggilan Komnas HAM untuk dimintai keterangan terkait kasus tewasnya Brigadir Yosua alias Brigadir J pada Senin (1/8/2022).
Pemeriksaan ajudan dan ART Ferdy Sambo dilakukan sejak pukul 10.00 WIB.
Setelah memeriksa ART dan ajudan Irjen Ferdy Sambo, Komnas HAM melakukan konferensi pers.
Baca juga: Baru Terungkap, Kuasa Hukum Bharada E Sebut: Harusnya Bharada E Diperlakukan Bak Pahlawan
Terkait kasus tewasnya Brigadir J ini, Komnas HAM mengklaim ada kemajuan yang signifikan dalam pengusutan kasus ini.
Selain ajudan dan ART, Komnas HAM juga meminta petugas kesehatan yang melakukan tes PCR di rumah pribadi Ferdy Sambo untuk hadir.
"Petugas kesehatan itu tidak hadir, karena nantinya kami mau menanyakan terkait yang melakukan tes PCR kepada beberapa orang yang ada di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo," ujar Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin, dilansir Wartakotalive.com.
"Kami memiliki kemajuan yang cukup signifikan dalam penyelidikan kasus Brigadir J," ungkapnya.
Ajudan dan ART Ferdy Sambo Diperiksa 7 Jam
Diberitakan Kompas.com, Beka Ulung Hapsara mengungkapkan, pemeriksaan ajudan dan ART Ferdy Sambo dilakukan selama kurang lebih tujuh jam.
Baca juga: Potret Kedatangan ART & Ajudan Ferdy Sambo ke Komnas HAM, Tak Kalah Pengawalannya Dari Bharada E
Meski tidak datang, namun institusi yang melakukan PCR pada Ferdy Sambo dan ajudannya itu sudah menjelaskan terkait proses PCR yang dijalani.
"Kami peroleh bukti tambahan terkait dengan PCR. Artinya, sudah ada hasilnya," kata Beka, Senin.
Dari keterangan yang diperoleh, Beka menyebut Komnas HAM semakin dekat dengan kesimpulan peristiwa kematian Brigadir J.
"Terus kemudian yang lain juga soal kerangka-kerangka waktu yang dikerjakan atau dilakukan oleh orang-orang tersebut. Pihak-pihak yang sudah kami periksa," jelasnya.
Komnas HAM akan Panggil Puslabfor Polri
Selanjutnya, Komnas HAM akan memanggil petinggi Pusat Laboratorium Forensik Polri pada Rabu (3/8/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/beka-ulung-hapsara-di-kantor-komnas-ham-senin-182022-kiri-sejumlah-orang-yang-diduga-ajudan.jpg)