Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Potret Kedatangan ART & Ajudan Ferdy Sambo ke Komnas HAM, Tak Kalah Pengawalannya Dari Bharada E

Berikut potret kedatangan ART & ajudan Ferdy Sambo ke Komnas HAM yang dikawal ketat, tak kalah dari Bharada E.

Editor: Tirza Ponto
kolase Tribunmanado/ HO
Potret Kedatangan ART & Ajudan Ferdy Sambo ke Komnas HAM, Tak Kalah Pengawalannya Dari Bharada E 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seperti diberitakan sebelumnya hari ini Komnas HAM mengundang Asisten Rumah Tangga (ART) dan salah satu ajudan Irjen Ferdy Sambo ke Komnas HAM.

ART dan salah satu ajudan tersebut pun memenuhi undangan Komnas HAM tersebut untuk dimintai keterangan mengenai tewasnya Brigadir Yosua alias Brigadir J.

Berikut potret kedatangan ART dan salah satu ajudan Irjen Ferdy Sambo ke kantor Komnas HAM sekira pukul 10.15 WIB.

Potret Kedatangan ART & Ajudan Ferdy Sambo ke Komnas HAM, Tak Kalah Pengawalannya Dari Bharada E pada Senin (1/8/2022).
Potret Kedatangan ART & Ajudan Ferdy Sambo ke Komnas HAM, Tak Kalah Pengawalannya Dari Bharada E pada Senin (1/8/2022). (Wartakota)

Baca juga: Brigadir Yosua Dituding Pakai Parfum Ibu Putri, Kamaruddin: Dalil Tanpa Bukti itu Omong Kosong!

Tak kalah dari Bharada E, ART dan ajudan Ferdy Sambo itu mendapat pengawalan ketat.

Tampak sejumlah pria datang dengan pengawalan ketat, lalu ada satu wanita berhijab hitam bermotif putih, dan berpakaian lengan panjang.

Diduga mereka ART dan ajudan dari Ferdy Sambo yang akan lakukan pemeriksaan terkait kasus polisi tembak polisi.

Kedatangan mereka, untuk melanjutkan pemeriksaan terkait penembakan yang menewaskan Brigadir J atau Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat.

Kemudian, disusul oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan yang datang sekitar pukul 11.20 WIB.

Sebelumnya, Enam Ajudan atau aide de camp (ADC) Irjen Ferdy Sambo dimintai keterangan oleh Komnas HAM terkait polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir Yoshua atau Brigadir J.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengungkapkan, bahwa Bharada E datang terlambat dibandingkan dibanding ajudan lainnya.

Komisioner bidang pemantauan dan penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam.
Komisioner bidang pemantauan dan penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam. (Kompas.com/Dok. Komnas HAM)

Baca juga: SOSOK Alexander Perkasa, Anak Jenderal TNI Andika Perkasa, Pilih Profesi Berbeda dari Ayahnya

Anam mengatakan ajudan Irjen Sambo datang pada pukul 10.00 WIB di Komnas HAM.

Sementara Bharada E baru tiba di Komnas HAM siang sekitar pukul 13.25 WIB.

"Bharada E datang dari tempat berbeda, makanya butuh waktu untuk lalukan perjalanan menuju Komnas HAM," ujar Anam di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022).

Pengakuan Bharada E

Seperti diketahui, kematian Brigadir J hingga kini masih meninggalkan sederet kejanggalan.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved