Unsrat
Puluhan Mahasiswa Teknik Informatika Unsrat Dapat Nilai E, Diduga Dosen Lalai, Ini Kata Rektor
Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Sulawesi Utara jadi perhatian. Puluhan mahasiswa dapat nilai E, diduga dosen lalai.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Handhika Dawangi
"Kami merasa dirugikan sebab selama ini ikut kuliah, buat tugas dan ujian kok semuanya E," katanya.
Seiring berjalannya waktu, nilai 30-an mahasiswa ini tak kunjung berubah. Sementara semester baru segera dimulai.
"Mner (dosen) mengatakan nilai tidak bisa diubah karena portal Inspire sudah dikunci," katanya.
X bilang, dosen yang bersangkutan menawarkan agar mereka bisa kontrak mata kuliah itu lagi tahun depan.
Dengan kompensasi tidak perlu ikut kuliah. "Kami dirugikan karena bebannya 3 SKS. Pengaruh juga di IPK yang melorot," katanya.
Terpisah, BS belum memberi penjelasan. Upaya klarifikasi dari Tribunmanado.co.id lewat telepon dan media perpesanan tak ditindaklanjuti.(ndo)
Kata Dekan Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)

Dekan Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado, Prof Dr Fabian J Manoppo MAgr (Fernando Lumowa/Tribun Manado)
Dekan Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulawesi Utara, Prof Dr Ir Fabian J Manoppo MAgr langsung menggelar pertemuan dengan oknum dosen BS yang menyebabkan 30-an mahasiswa matakuliah Teori Bahasa dan Otomata dapat nilai E
Pertemuan berlangsung di gedung Fakultas Teknik Unsrat, Kamis (28/07/2022) siang.
Dalam pertemuan itu, Fabian dan jajaran pimpinan Fakultas Teknik meminta keterangan ke BS terkait keluhan sejumlah mahasiswa.
Pangkal soalnya, karena lalai terlambat memasukkan nilai ke portal Unsrat, 30 lebih mahasiswa mendapat nilai E.
Fabian mengungkapkan, setelah rapat dan meminta penjelasan dari BS, pihaknya memberi sanksi berupa teguran lisan.
"Setelah kami telusuri, ini memang kelalaian dosen. Makanya kita langsung beri sanksi teguran lisan dan yang bersangkutan membuat pernyataan tidak akan mengulangi. Ini sesuai PP 94 (tahun 2021 tentang Disiplin PNS)," kata Fabian kepada Tribunmanado.co.id, Kamis siang.
Katanya, sanksi yang diberikan sesuai aturan yang ada. "Untuk saat ini demikian. Jika semester depan masih melakukan atau ada pelanggaran lagi tentu ada sanksi lainnya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/30-lebih-mahasiswa-teknik-informatika-ti-unsrat-manado-sulawesi-utara-merasa-dirugikan.jpg)