Unsrat
Puluhan Mahasiswa Teknik Informatika Unsrat Dapat Nilai E, Diduga Dosen Lalai, Ini Kata Rektor
Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Sulawesi Utara jadi perhatian. Puluhan mahasiswa dapat nilai E, diduga dosen lalai.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Handhika Dawangi
Prof Fabian membeber, pihaknya langsung menindaklanjuti setelah menerima keluhan mahasiswa.
Pihaknya juga mendapat terusan pengaduan dari E-Lapor Unsrat.
Sebagai tindaklanjuti, pihak Fakultas Teknik Unsrat menyampaikan permohonan ke Rektorat untuk perbaikan nilai.
"Namun permintaan kami ditolak karena semua diatur sistem. Paling lambat 30 Juni. Kami sangat menyesal tapi sistemnya demikian," kata Fabian.
Terkait itu, Fabian mengatakan, 30-an mahasiswa yang mendapat nilai E mendapat dispensasi.
Mereka bisa mengontrak lagi mata kuliah yang sama tahun depan tanpa harus ikut kuliah.
"Dosennya sama dan nilainya mengacu nilai yang ada saat ini," ujar Fabian.
Ia berharap para mahasiswa memahami aturan dan kondisi yang ada. Ia memastikan Pimpinan Fakultas Teknik telah menindaklanjuti keluhan sesuai aturan yang ada.
"Saya berharap jika ada permasalahan, keluhan bisa langsung komunikasikan, laporkan. Kami pastikan akan tindaklanjuti," katanya lagi.(ndo).
Kata Rektor Unsrat
Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Prof Dr Ir Ellen J Kumaat MSc DEA angkat bicara terkait kelalaian BS, oknum dosen Teknik Informatika Fakultas Teknik yang menyebabkan 30-an mahasiswa mendapat nilai E.
Hal itu disebabkan oknum dosen, BS terlambat memasukkan daftar nilai ke portal akademik Unsrat.
Rektor menegaskan, dosen yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan.
"(Dosen) yang bersangkutan harus tanggungjawab," kata Rektor melalui Humas Unsrat, Dr Max Rembang kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (28/07/2022).
Rektor menyerahkan sepenuhnya penegakan aturan dan tindakan yang akan diambil kepada Pimpinan Fakultas Teknik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/30-lebih-mahasiswa-teknik-informatika-ti-unsrat-manado-sulawesi-utara-merasa-dirugikan.jpg)