Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Polisi Manado Tembak Mati Warga, Istri Reymond Londok Kecewa dengan Tindakan Polisi

Kejadian polisi Manado tembak mati warga kini menjadi perhatian. Banyak keluhan dari keluarga warga yang ditembak polisi. 

Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Handhika Dawangi
Kolase Tribun Manado/Istimewa/Fb
Polisi Manado Tembak Mati Warga, Istri Reymond Londok Kecewa dengan Tindakan Polisi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kejadian polisi Manado tembak mati warga kini menjadi perhatian. 

Banyak hal yang membuat keluarga warga yang ditembak polisi kecewa. 

Warga yang tewas ditembak polisi Manado Sulawesi Utara bernama Reymond Londok. 

Baca juga: Istri Raymond Londok Korban Penembakan Polisi di Manado Sulawesi Utara Bantah Sang Suami Bawa Sajam

Vanne Warouw, Istri Reymond Londok menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap polisi Manado

Vanne kecewa dan mempertanyakan tindakan polisi pasca penembakan yang dilakukan polisi.

Suaminya yang ditembak tidak langsung dibawa ke rumah sakit.

Vanne Warouw kemudian menceritakan detik-detik penembakan tersebut. 

Vanne Warouw menjelaskan, pada saat suaminya ditembak lalu jatuh, Ia langsung meminta pihak kepolisian yang ada di tempat kejadian untuk membawa suaminya ke rumah sakit.

"Ketika suaminya saya ditembak lalu jatuh, naluri seorang istri pasti akan cemas karena itu saya meminta pihak kepolisian untuk langsung membawa suami saya ke rumah sakit. 

Kata polisi tunggu dulu lagi menunggu mobil untuk datang jemput korban,"ujar Vanne kepada tribunmanado.co.id saat ditemui di Rumah Duka di Kelurahan Pandu, Senin (25/07/2022).

"Jadi saya kembali ke rumah untuk memberikan kabar kepada kelurga lewat telepon kalau Reymond Londok ditembak polisi," ujar dia. Sudah sekitar hampir 1 jam saya kembali ke tempat kejadian dengan harapan sudah dibawah ke rumah sakit, tetapi ternyata masih tersungkur di tanah," ujar dia. 

Baca juga: LBH Manado Sulawesi Utara Kecam Tindakan Polisi Tembak Warga: Tak Sesuai Prinsip Hak Asasi

Baca juga: Propam Polresta Manado Sulawesi Utara Periksa Anggota Polisi yang Tembak Mati Warga

Vanne Warouw kemudian memarahi polisi disana.

"Saya mempertanyakan kepada mereka kenapa tidak dibawa ke rumah sakit, tetapi jawabnya mereka menunggu mobil," ujar Vanne. 

Vanne mengatakan nanti ditawarkan menggunakan mobilnya barulah polisi bergerak membawanya ke rumah sakit.

"Kami menggunakan 2 mobil polisi untuk menuju ke rumah sakit," tutupnya. (Edi)

Baca juga: Kronologi, Polisi di Manado Sulawesi Utara Tembak Warga Hingga Tewas, Ini Pemicunya

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved