Sitaro Sulawesi Utara

Melihat Keberadaan Kantor Sub Sektor Makalehi Polsek Siau Barat Polres Kepulauan Sitaro

Kantor Sub Sektor Makalehi yang berdekatan dengan Monumen Kedaulatan NKRI sebagai tanda wilayah perbatasan negara terletak di Kampung Makalehi Timur

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Vian Hermanses/tribuamanado.co.id
Kepala Sub Sektor Makalehi Polsek Siau Barat, Aipda Jefry Johanis saat berada di depan Mako Sub Sektor Makalehi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi suatu hal yang penting untuk dilaksanakan di setiap daerah.

Terlebih jika daerah tersebut masuk dalam kawasan wilayah terdepan dari sebuah negara seperti halnya Pulau Makalehi di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Demi terciptanya kondusivitas kamtibmas yang aman dan terkendali, jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mendirikan Pos Polisi atau Sub Sektor Makalehi Polsek Siau Barat.

Kantor Sub Sektor Makalehi yang berdekatan dengan Monumen Kedaulatan NKRI sebagai tanda wilayah perbatasan negara itu terletak di Kampung Makalehi Timur.

Sub Sektor Makalehi Polsek Siau Barat tersebut beranggotakan tiga aparat kepolisian termasuk Kepala Pos Polisi, Aipda Jefry Johanis.

Kepada tribunmanado.co.id, Aipda Jefry Johanis menyebut keberadaan Kantor Sub Sektor Makalehi telah berdiri sejak 2019 atau kurang lebih tiga tahun.

Meksi berukuran kecil dengan satu ruang piket dan satu kamar tidur, namun tanah dan gedung tersebut telah menjadi aset Polri untuk digunakan oleh jajaran Polres Kepulauan Sitaro.

"Ini (tanah dan gedung) sudah milik Polri dan telah berdiri menjadi kantor Sub Sektor Makalehi sejak tahun 2019 lalu," kata polisi Johanis.

Bicara kamtibmas, polisi bersahaja itu mengatakan sejauh ini masih sangat kondusif dan masih belum ditemukan adanya tindak pidana.

"Kalau hanya keributan-keributan kecil seperti orang mabuk memang ada. Tapi untuk tindak pidana sejauh ini belum ada. Intinya situasi kamtibmas disini masih sangat kondusif," ungkapnya.

Demi mendukung kelancaran operasional tugas dan fungsi kepolisian seperti halnya patroli kamtibmas, dirinya bersama dua anggota lainnya masih menggunakan kendaraan pribadi.

"Kalau kendaraan dinas seperti sepeda motor belum ada. Masih pakai motor sendiri," bebernya sembari menyebut kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan jaringan komunikasi internet.

"Kalau mau buat laporan ke Polsek biasanya terkendala kondisi jaringan internet. Mudah-mudahan kedepan bisa ada sarana pendukung untuk memudahkan pelaporan terkait kondisi kamtibmas disini," kuncinya. (HER)

Baca juga: PGI Minta Mendikbudristek Tarik Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dari Sekolah

Baca juga: Penertiban di Ring Road Manado Sulawesi Utara, Bangunan di Lahan Wali Kota pun Ditertibkan

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved