Kebakaran di Sitaro

Pasca Kebakaran, Aktivitas Belajar Mengajar di SMP Negeri 1 Biaro Sitaro Tetap Berjalan Normal

Kebakaran yang terjadi sekira pukul 05.00 Wita pagi tadi itu dikarenakan adanya kabel listrik yang terkelupas akibat tiupan angin

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Ist
SMP Negeri 1 Biaro yang sempat mengalami kebakaran di bagian atap 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagian atap SMP Negeri 1 Biaro Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terbakar, Senin (25/7/2022).

Kebakaran yang terjadi sekira pukul 05.00 Wita pagi tadi itu dikarenakan adanya kabel listrik yang terkelupas akibat tiupan angin sehingga menimbulkan api.

Api yang pertama kali terlihat oleh Nelfon Tebo, warga Kampung Lamanggo Kecamatan Biaro yang saat itu hendak menuju ke kebun akhirnya berhasil dipadamkan.

Meski sempat menghangsukan atap ruang kepala sekolah dan ruang tata usaha, namun kebakaran tersebut tak sampai mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah.

"Aktivitas belajar mengajar tetap berjalan normal dari tadi pagi sampai saat ini," kata Kepala SMP Negeri 1 Biaro, Endang Mulalinda saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon.

Menuru Endang, kejadian yang menimbulkan kerugian mencapai puluhan juta rupiah itu berlangsung Senin dini hari sebelum jam masuk sekolah.

"Api dapat dipadamkan sekitar pukul enam pagi, jadi anak-anak tetap bisa masuk sekolah. Ruang kelas juga tidak terdampak, hanya ruang kepsek dan tata usaha," beber Endang.

Namun demikian, Endang bilang dampak kerusakan atap gedung sekolah akibat kebakaran itu nanti akan terasa ketika hujan datang.

"Saat terjadi hujan pasti air akan masuk karena kan bagian atap dari beberapa ruangan mengalami kerusakan. Kalau sekarang memang masih tidak terganggu," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolsek Biaro Iptu Marthin Laserto turut mengkonformasi adanya peristiwa kebakaran di SMP Negeri 1 Biaro.

"Iya pak, ada kebakaran tadi pagi, tapi kecil. Hanya di bagian atap. Tidak sampai merembet ke bagian plafon," kata Laserto membenarkan.

Meski tak ada korban jiwa, namun kebakaran itu menimbulkan kerugian materil yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

"Itu (kerugian) berdasarkan keterangan pihak sekolah. Tapi memang kalau dilihat kerugiannya tidak sampai 50 juta," kunci Laserto. (HER)

Baca juga: Gempa Guncang Jawa Timur Senin 25 Juli 2022, Guncangan di Laut, Berikut Info BMKG Magnitudonya

Baca juga: Pengamat: Andika Perkasa Harusnya Ngomong tak Bersedia Nyapres, Terpengaruh Sejak Pengumuman NasDem

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved