Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Tarif Pulau Komodo Diprotes, Jokowi Persilakan ke Pulau Rinca: Komodonya Sama, Wajahnya Juga Sama

Kenaikan harga tarif masuk Pulau Komodo diprotes oleh masyarakat lokal. Jokowi mempersilakan masyarakat ke Pulau Rinca karena juga ada komodo di sana.

Editor: Isvara Savitri
Instagram/gregoriusafioma
Foto seekor komodo yang menghadang sebuah truk, menjadi viral di media sosial. Jokowi mempersilakan bagi masyarakat yang protes kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo untuk pergi ke Pulau Rinca jika ingin melihat komodo. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menanggapi protes masyarakat terhadap naiknya harga tiket masuk Pulau Komodo.

Jokowi mempersilakan masyarakat yang protes untuk berkunjung ke Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di Pulau Rinca juga terdapat komodo.

Sehingga, masyarakat juga bisa menyaksikan komodo di Pulau Rinca.

Tak seperti Pulau Komodo, tarif masuk Pulau Rinca tidak dinaikkan oleh pemerintah.

"Komodo di Pulau Rinca dan di Pulau Komodo itu komodonya juga sama, wajahnya juga sama. Jadi kalau mau liat komodo silahkan ke Pulau Rinca, di sini ada komodo. Mengenai bayarnya berapa, tetap," kata Jokowi di Pulau Rinca, Kamis (21/7/2022), dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Usut Tuntas Kasus Kematian Brigadir J: Jangan Ada yang Ditutup-tutupi

Baca juga: Kampanye Politik di Kampus Diperbolehkan, PDIP Tunduk Terhadap Regulasi

Ia menuturkan, kawasan Labuan Bajo beruntung karena komodo tidak hanya hidup di satu pulau, tetapi di tiga pulau yakni Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar.

Ia menyebutkan, pemerintah telah sepakat bahwa Pulau Komodo dan Pulau Padar akan difokuskan untuk kegiatan konservasi, sedangkan kegiatan wisata dilakukan di Pulau Rinca.

Ia memastikan, masyarakat pun masih dapat berwisata ke Pulau Komodo untuk melihat komodo yang ada di sana, tetapi biaya yang dikeluarkan berbeda dengan yang ada di Pulau Rinca.

Presiden Joko Widodo meresmikan Penataan Pulau Rinca Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Kamis (21/7/2022).
Presiden Joko Widodo meresmikan Penataan Pulau Rinca Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Kamis (21/7/2022). (Kompas.com/Ari Iswanti/Birkom Kementerian PUPR)

"Kalau mau 'Bapak saya pingin sekali Pak lihat yang di Pulau Komodo' silakan nggak apa-apa juga, tapi ada tarifnya yang berbeda," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo didasari oleh perlunya keseimbangan antara kepentingan konservasi dan ekonomi melalui turisme di Pulau Komodo.

Masyarakat lokal yang hidup di Pulau Komodo, menolak keras wacana Pemerintah Provinsi NTT dan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) menaikkan harga tiket masuk menjadi Rp 3,7 juta yang mulai diterapkan pada 1 Agustus 2022.

Baca juga: Kompolnas Akan Periksa Alibi Ferdy Sambo Saat Brigadir J Tewas, Akui Sedang Jalani Tes PCR

Baca juga: Pemkot Manado Gelar Ibadah Syukur Hut ke 399 Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara

Sejumlah warga Pulau Komodo menggelar aksi di halaman Kantor Balai Taman Nasional Komodo, Senin (18/7/2022).

Salah satu warga Pulau Komodo, Iksan mengatakan, sebelum Balai Taman Nasional Komodo mengelola kawasan wisata khusus itu, masyarakat lokal sudah menjaga wilayah itu sejak dulu.

Pulau Komodo, satu destinasi yang menunjukkan keindahan alam di Indonesia.
Pulau Komodo, satu destinasi yang menunjukkan keindahan alam di Indonesia. (tribun medan)

Oleh karena itu, masyarakat Desa Komodo mengutuk keras wacana kenaikan harga tiket masuk.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved