Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Nasib Bocah SD di Tasikmalaya Jawa Barat, Dipaksa Setubuhi Kucing, Depresi hingga Meninggal Dunia

Seorang bocah SD di Tasikmalaya dipaksa setubuhi kucing oleh teman-temannya. Ia kemudian depresi hingga meninggal dunia.

Editor: Isvara Savitri
Dok. TribunJabar.id
Nasib bocah 11 tahun meninggal karena dipaksa setubuhi kucing di Tasikmalaya, Jawa Barat. Alami depresi karena smasa hidup jadi korban bully perundungan. 

Soalnya, kejadian ini sudah menjadi konsumsi publik usai menyebar rekaman video dan akan ditelusuri siapa pelaku yang kali pertama menyebarkan rekamannya.

"Hari ini kita akan melaporkan ke Polres Tasikmalaya terkait kasus ini. Kita sudah berkoordinasi terus dengan Kanit PPA Polres Tasikmalaya," ujar Ato.

Langkah ini diambil supaya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya perlindungan anak.

Meski demikian, pihaknya akan melakukan pendampingan psikis kepada keluarga korban dan pendampingan juga kepada para pelaku.

"Karena diduga para pelakunya juga adalah masih usia anak-anak, kita akan melakukan pendampingan kepada keluarga korban dan kepada para pelaku. Yang jelas ini diharapkan akan membuka mata kita pentingnya pengawasan dan edukasi kepada anak-anak kita dari para orangtuanya," beber dia.

Baca juga: Kampanye Politik di Kampus Diperbolehkan, PDIP Tunduk Terhadap Regulasi

Baca juga: Nasib Malang Bocah Tasikmalaya Dirundung hingga Meninggal Dunia, Depresi Dipaksa Setubuhi Binatang

Sebelumnya, seorang bocah umur 11 tahun kelas 5 SD di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dipaksa teman-temannya menyetubuhi kucing sembari direkam pakai ponsel sepekan lalu.

Akibat rekaman itu disebarkan teman-temannya, korban menjadi depresi tidak mau makan dan minum sampai kemudian meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit pada Minggu (18/7/2022).

Selain menjadi korban perundungan selama masih hidup, bocah itu diketahui kerap dipukuli oleh teman-teman bermainnya selama ini.

Ibu kandungnya mengaku korban merupakan anak kedua dari empat saudara dan berstatus pelajar SD di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

"Sepekan sebelum meninggal dunia rekaman itu menyebar dan dibully teman-temannya semakin menjadi-jadi. Anak saya jadi malu, tak mau makan minum, melamun terus sampai dibawa ke rumah sakit dan meninggal saat perawatan," jelas ibu kandungnya, Rabu (20/7/2022).

Ilustrasi. Bocah di Tasikmalaya Dirundung hingga Meninggal Dunia. Depresi Dipaksa Setubuhi Kucing.
Ilustrasi. Bocah di Tasikmalaya Dirundung hingga Meninggal Dunia. Depresi Dipaksa Setubuhi Kucing. (Dok. Kat J via Unsplash.com)

Korban sempat mengaku ke ibu kandungnya dipaksa menyetubuhi kucing dengan disaksikan teman-temannya sambil diolok-olok dan direkam ponsel para pelaku.

Saat sedang depresi dan tak mau makan dan minum, korban sempat mengeluh sakit tenggorokan sampai akhirnya meninggal dunia.

Baca juga: Profil Lengkap Kejaksaan Negeri Kepulauan Sitaro Sulawesi Utara

Baca juga: Pemkab dan Kejari Minut Sulawesi Utara Teken Kerja Sama Penanganan Perdata dan Tata Usaha Negera

"Sebelum kejadian rekaman itu, korban juga mengaku suka dipukul-pukul oleh mereka. Sampai puncaknya dipaksa begitu (sama kucing)," pungkas dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bocah SD di Tasikmalaya Meninggal Usai Dipaksa Setubuhi Kucing: Pelajar SMP Terlibat.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved