Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Boltim Sulawesi Utara

Tahun 2022, Ada 48 Kasus Rabies di Boltim Sulawesi Utara

Selama 6 Bulan Tahun 2022 Ini, Tercatat Ada 48 Kasus Rabies di Kabupaten Boltim Sulawesi Utara.

Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rustaman
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Boltim Sulawesi Utara. 

Nanti kalau sudah ada, tinggal dijemput, disamping itu, obat vaksin gratis bebernya. Sekarang ini sudah ada yang menelepon kalau ada kasus gigitan, dan anjingnya langsung mati," ujar dia. 

Kata dia, kalau sudah seperti itu, maka pihaknya langsung menyarankan agar yang bersangkutan beli obat secara mandiri.

"Seperti beli di apotek-apotek terdekat," tuturnya.

Terang dia, orang yang kena gigitan harus empat kali disuntik dengan empat vaksin. 

"Artinya satu suntikan satu vaksin. Dan memang harganya sedikit mahal," ujar dia.

Ia menerangkan, sejak tahun 2021 - 2022 belum ada orang yang meninggal di Boltim karena kasus rabies. 

"Untuk penyakit ini kalau sudah kenak rabies, sudah tidak ada obatnya, dan beresiko meninggal. Tapi kalau sudah divaksin, pasti ampuh dan bisa selamat," ujarnya.

Kata dia, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke puskesmas-puskesmas, jika ada anjing yang menggigit, maka jangan langsung dibunuh.

"Sebaiknya diikat, dijaga, dan dikasih makan," ujar dia.

Kata dia, dengan banyaknya laporan kasus gigitan hewan rabies seperti anjing, berarti masyarakat sudah mengerti dan paham kalau ini memang berbahaya.

"Makanya begitu ada gigitan anjing, maka mereka langsung melaporkan kepada petugas kesehatan," tutupnya.

Gempa Guncang Yogyakarta Malam Ini Rabu 20 Juli 2022, Guncang di Laut, Info BMKG Magnitudonya

Warga Pegunungan Bintang Papua Tewas Tanpa Kepala, Sempat Didatangi Orang Tak Dikenal

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved