Polisi Tembak Polisi
Brigadir J Tewas di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Berikut Deretan Kejanggalan dan Hal yang Terjadi
Ada tujuh kejanggalan dalam kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo
"Kalau saya ditanya suara letusan itu, itu suaranya seperti petasan."
"Sedangkan pada saat itu kan menjelang Idul Adha dan di sini biasanya menjelang Idul Adha, tahun baru, itu biasanya membunyikan kembang api," kata Seno di kediamannya, Rabu, dikutip dari TribunJakarta.com.
Selain Seno, satpam di pos jaga juga mendengar suara letusan tersebut.
Sama seperti Seno, satpam itu juga mengira suara petasan.
"Waktu itu saya tanya sama satpam yang jaga di sana, 'kamu mendengar?'."
"'Mendengar Pak, tapi ya saya kira petasan juga'. Itu lah yang masalah letusan," ucap Seno.
2. Polisi datangi rumah dinas Irjen Ferdy Sambo
Di hari penembakan Brigadir J terjadi, orang-orang diduga anggota polisi mendatangi rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.
Satpam sempat bertanya mengenai peristiwa yang terjadi.
Namun, kata Seno Sukarto, orang-orang yang ada di rumah dinas Ferdy mengatakan tidak terjadi apa-apa.
"Satpam mulai bertanya-tanya kok yang datang itu makin lama makin banyak ke rumah itu."
"Ditanya lah sama satpam, 'ada apa? Nggak ada apa-apa'," ungkapnya, Rabu, masih dari TribunJakarta.com.
3. Dekoder CCTV diganti
Satu hari setelah insiden penembakan, Sabtu (9/7/2022), dekoder di sekitar rumah dinas Irjen Ferdy Sambo diganti.