Baku Tembak di Jakarta
Kondisi Mengenaskan, Brigpol Nopryansah Tewas di Rudis Pejabat Polri, Tubuh Penuh Luka Sajam
Kondisi Mengenaskan, Brigpol Yosua Tewas dengan 4 Luka Tembak dan Sajam di Mata, Hidung, Mulut dan Kaki
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus penembakan di rumah dinas pejabat Polri di Jakarta.
Diketahui seorang anggota Brimob meninggal tertembak.
Kondisi korban mengenaskan dengan 4 luka tembak hingga luka senjata tajam di beberapa bagian tubuh.
Baca juga: 10 Fakta Brigpol Nopryansah Ajudan Irjen Ferdy Sambo Tewas Baku Tembak di Rumah Dinas Pejabat Polri
Baca juga: Sopir di Manado Sulawesi Utara Isi Waktu Menanti Solar Dengan Main Mobile Legend
Baca juga: Dua Pelaku Perudungan Anak Tak Ditahan Polresta Manado, Kompol Taufiq Arifin: Sedang Hamil 5 Bulan
Seorang anggota Brimob asal Jambi tewas di rumah dinas pejabat Polri di Jakarta.
Korban bernama Nopryansah Yosua Hutabarat, anggota Brimob berpangkat Brigpol dan merupakan ajudan pejabat Polri.
Korban meninggal dunia usai mengalami sejumlah luka tembak di tubuhnya.
Dari keterangan keluarga korban, yakni Rohani Simanjuntak, korban tewas usai baku tembak di rumah dinas pejabat Polri pada Jumat (8/7 2022) pukul 17:00 WIB.
Foto : Lokasi Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat semasa hidup dan penampakan jenazah ajudan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. Peristiwa tragis tewasnya Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat terjadi pada Jumat (8/7 2022) sekitar 17.00 WIB. (Ist via Tribunnews)
Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat tewas, usai mendapat 4 luka tembak, yakni dua luka tembak di dada, 1 luka tembak di tangan dan 1 luka tembak di leher.
Tidak hanya itu, korban juga mengalami luka sajam di mata, hidung, mulut dan kaki.
"Dia ajudan pejabat Polri sudah 2 tahun," kata Rohani, Senin (11/7/2022) dihubungi via telepon.
Rohani menjelaskan, sampai saat ini pihak kepolisian belum menyebut kronologis penembakan, dan motif dari penembakan itu sendiri.
Bahkan, pihak keluarga juga tidak mengetahui pelaku penembakan.
"Sampai saat ini, kita gak tau apa permasalahannya pak, siapa pelakunya. Mereka cuman bilang kalau pelakunya sudah diamankan di Mabes," katanya.