Polimdo
Alat Perebah Sapi di Manado Sulawesi Utara, Dibuat oleh Mahasiswa dan Dosen Politeknik Negeri Manado
Inilah alat khusus perebah hewan kurban sapi di Manado Sulawesi Utara. Dibuat oleh mahasiswa dan dosen Politeknik Negeri Manado.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Handhika Dawangi
"Tujuannya tentu baik untuk mempermudah dalam penyembelihan sapi, dan tidak terlalu menyakiti sapi kalau di tanya apa perbadanan penyembelihan manual dan mengunakan alat ini pasti jauh berbeda," ujar Priyono.
Kata Priyono jika sebelumnya, warga seperti biasa, sapi harus ditarik, diikat, lalu dibanting.
Dengan alat ini hanya memasukkan sapi ke dalam alatnya, ikat lalu pelan-pelan kita rebahkan.
"Ini juga mencegah kecelakaan karena tendangan maupun tandukan sapi," ujar dia.
Sudah Ada yang Pesan
Kata Priyono, alat yang mereka buat sudah ada yang pesan.
Priyono mengatakan mereka bekerja sama dengan Program Penerapan IPTEK Pada Masyarakat( PIM) untuk pendanaan dalam pembuatan alat tersebut.
Dr. Ir. Jeanely Rangkang, M.Eng.Sc. selaku kepala (PIM) sangat mengapresiasi kerja mahasiswa dan dosen yang membuat alat tersebut.
Dia berharap alat perebah kurban sapi ini dapat membantu banyak masyarakat kedepan.
Nama-nama dosen dan mahasiswa Pembuatan Alat Perebah Kurban,
Nama Dosen Pembimbing
1.Priyono, SST.,MT.
2. Artian Sirun, ST., MT.
3. Franklin Bawano, ST., MT.
Mahasiswa Perancang
1. Riko alvandi Salawati, Pembuatan
2. Ariando Lantong, Perancangan
3. Doni Wijaya kusuma
Mahasiswa Pembantu Perancang
1. Rifandi Simbala
2. Bowo Agow ( Edi)