Advertorial

Wagub Sulawesi Utara Steven Kandouw Cek Pelaksanaan Imunisasi Campak-Rubela, Target Capai 41 Persen

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw menyatakan komitmen Pemprov Sulut untuk mengeliminasi penyakit Campak dan Rubela..

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Handhika Dawangi
Istimewa/Pemprov Sulut
Wagub Sulawesi Utara Steven Kandouw Cek Pelaksanaan Imunisasi Campak-Rubela, Target Capai 41 Persen 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pelaksanaan Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) terus bergulir di Provinsi Sulut.

Sejak diluncurkan, 15 Mei 2022, hampir dua bulan berjalan capaian imunisasi sudah sekitar 41 persen.

Wagub Sulawesi Utara Steven Kandouw Cek Pelaksanaan Imunisasi Campak-Rubela, Target Capai 41 Persen

Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw pun meninjau pelaksanaan imunisasi Campak Rubella Kelompok Usia 9 bulan sampai 12 Tahun di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Kota Manado, Rabu (6/7/2022).

"Sesuai petunjuk Pak Gubernur Olly, imunisasi tak perlu lagi tunggu sekolah namun waktu libur kita berupaya optimal, jalan singkat melalui anak-anak PNS dan THL. Dan ini ternyata efektif," kata Wagub Steven Kandouw.

Di tingkat nasional menurut Wagub Sulut menjadi contoh.

"Karena sampai saat ini kita sudah mencapai 41 persen. Mudah-mudahan target dua bulan sudah tuntas semua," kata Mantan Ketua DPRD Sulut.

Ia menyampaikan, Imunisasi Campak Dubella ini sangat penting terutama anak-anak di bawah umur 12 Tahun.

Target Indonesia Sehat di tahun 2025 ini bisa dicapai antara lain dengan melaksanakan imunisasi ini.

"Mudahan-mudahan torang di Sulut akan cepat terpenuhi target. Tapi, saya optimis dua bulan akan terpenuhi target," ungkap Steven Kandouw.

Kepala Dinas Kesehatan, Dr Debie Kalalo menjelaskan, imunisasi sempat terhenti di masa Pandemi Covid 19, sehingga ketertinggalan ini coba dikejar kembali.

Dalam pelaksanaan pemberian imunisasi, dilakukan di sekolah-sekolah maupun di fasilitas kesehatan, dan Posyandu.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw menyatakan komitmen Pemprov Sulut untuk mengeliminasi penyakit Campak dan Rubela.

Imunisasi Campak-Rubela, Target Capai 41 Persen.
Imunisasi Campak-Rubela, Target Capai 41 Persen. ((Istimewa/Pemprov Sulut))

Secara nasional, Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi Campak dan Rubela pada tahun 2023 dan dapat mempertahankan status bebas Polio dan mewujudkan dunia bebas Polio pada tahun 2026.

Dalam masa Pandemi Covid-19 pelaksanaan Imunisasi Rutin tidak berjalan secara optimal, sehingga terjadi penurunan cakupan Imunisasi Rutin secara signifikan yang mengakibatkan timbulnya Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD31) di beberapa daerah di Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved