Konflik Rusia dan Ukraina
Ukraina Serang Balik Rusia, 3 Orang Tewas, Puluhan Tempat Tinggal Hancur
Ukraina dikabarkan melakukan serangan balik ke Rusia di perbatasan. Meski begitu, hingga kini Ukraina belum mengonfirmasi serangan tersebut.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hingga saat ini, invasi Rusia ke Ukraina masih terus berlanjut.
Di tengah peperangan di Ukraina, salah satu kota di Rusia, Belgorod yang dekat dengan perbatasan Ukraina, dikabarkan hancur.
Dilansir dari Reuters, ada setidaknya tiga orang tewas dan puluhan tempat tinggal hancur.
Gubernur Regional mengatakan bahwa kehancuran tersebut merupakan akibat dari serangan misil Ukraina.
Secara detail, ada 11 gedung apartemen dan 39 rumah pribadi rusak, dan ada lima rumah yang hancur.
Data tersebut diungkapkan oleh Gubernur Vyacheslav Gladkov melalui aplikasi Telegram.
"Saya tegaskan bahwa serangan rudal ini sengaja direncanakan dan diluncurkan ke penduduk sipil di kota-kota Rusia," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov.
Baca juga: 3 Wisata Sejarah Islam di Minahasa, Ada yang Sudah Berbentuk Kampung
Baca juga: Sosok Mutiara Putri Anies Baswedan, Segera Menikah
Namun, hingga saat ini masih belum ada pernyataan resmi dari Ukraina.
Konashenkov juga mengatakan bahwa pasukan pertahanan Rusia telah menghancurkan tiga rudal Tochka-U.
Namun, pecahan dari salah satu rudal tersebut jatuh ke gedung tempat tinggal.
Konashenkov juga menyebut bahwa pihaknya berhasil menghancurkan pesawat tanpa awak milik Ukraina yang memiliki banyak bahan peledak dan mendekati Kota Kursk di Rusia selatan.
Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022, dilaporkan ada beberapa serangan ke Kota Belgorod dan wilayah lain yang berbatasan langsung dengan Ukraina.
Moskow menuding bahwa Kyiv-lah yang meluncurkan serangan-serangan tersebut.
Baca juga: Gempa Terbaru Malam Ini di Wilayah Indonesia Minggu 3 Juli 2022, Guncang Lampung 4.1 SR
Baca juga: Pantas Luna Maya Mendadak Ngaku Punya Suami dan Anak, Ternyata Punya Maksud Lain
Ukraina sendiri belum memberi pernyataan bahwa mereka bertanggung jawab.
Namun, pihak Ukraina menyatakan bahwa beberapa insiden di tokot-toko senjata dan di situs lainnya merupakan karba bagi Rusia yang telah menginvasi Ukraina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gambar-selebaran-ini-diambil-dan-dirilis-oleh-layanan-darurat-negara-ukraina.jpg)