Pembunuhan di Subang
3 Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan di Subang, dari Sosok Pelaku yang Psikopat hingga Motif Menakutkan
Inilah 3 fakta dari kasus pembunuhan di Subang mulai dari kepribadian pelaku hingga motif pembunuhan.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
“Psikopat, soalnya jelas sekali, luka-luka yang dibuat ke korban itu,”
“Itu sesuatu yang memang mempengaruhi dia secara kepribadian,” ungkap dr Hastry.
Lebih lanjut, dr Hastry menjelaskan proses pengungkapan kasus Subang tersebut.
Ahli forensik itu mengaku telah berjuang dengan caranya sendiri, apapun itu untuk keadilan korban.
Namun, dr Hastry tak memungkiri selama proses pengungkapan terdapat kendala.
Ia menyebut terdapat hal-hal yang membuat proses pengungkapan kasus mentok.
(Korban dan sosok yang diduga pelaku pembunuhan di Subang (via Surya.co.id)
Peninggalan Perhiasan Tuti dan Amalia
Suami Tuti Suhartini dan ayah Amel ini menyebut perhiasan istri dan anaknya itu sudah diberikan kepada Zia, cucu semata wayangnya, anak Yoris Raja Amanullah dan Yanti Jubaedah.
Hal itu dilakukan karena dia tahu Amel dan Tuti sangat menyayangi Zia.
"Satu pun tidak dikasihkan ke Ibu Mimin," tegas Yosef dikutip dari channel youtube Koin Seribu 77.
Diterangkan Yosef, semua perhiasan milik Tuti dan Amel itu sudah diberikan ke Yanti, dititipkan untuk nantinya diberikan kepada Zia.
"Yang namanya manusia bisa meninggal, tapi ruh tidak akan meninggal. Tetap akan melihat keadaan sebenarnya.
Bapak tidak mau membohongi hati. Perhiasan apapun bapak kasihkan, titipkan untuk cucu," ungkapnya.