Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Internasional

Sri Lanka Minta Minyak Murah ke Rusia dan Qatar, 2 Menteri Akan Dikirim

Sri Lanka meminta Rusia dan Qatar menjual minyak mentah dengan harga murah. Para politisi mendesak Sri Lanka bernegosiasi langsung.

Editor: Isvara Savitri
AFP/ISHARA S. KODIKARA
Orang-orang mengantri untuk membeli minyak tanah untuk keperluan rumah tangga di sebuah stasiun pasokan setelah pihak berwenang melonggarkan jam malam yang sedang berlangsung selama beberapa jam di Kolombo pada 12 Mei 2022. - Negara berpenduduk 22 juta orang itu berada dalam krisis ekonomi terburuk sejak kemerdekaan dengan kekurangan bahan bakar yang parah. makanan, bahan bakar dan obat-obatan dan pemadaman listrik yang lama. 

Adapun Ceylon Petroleum Corporation yang dikelola negara sudah menaikkan harga solar sebesar 15 persen menjadi 460 rupee atau sekitar 1,27 dollar AS per liter (Rp 18.700) dan bensin sebesar 22 persen menjadi 550 rupee.

Baca juga: 4 Hari Menjelang Kedatangan Jokowi ke Ukraina, Militer Rusia Tembakkan 14 Rudal ke Kiev

Baca juga: Alvin Faiz Ramai Dituding Pilih Kasih ke Anak Setelah Beri Kado Album Foto Saat Yusuf Ulang Tahun

Sejak awal tahun, harga solar sudah naik hampir 4 kali lipat dan bensin hampir 3 kali lipat.

Wijesekera menyebut, akan ada penundaan yang tidak terbatas dalam pengiriman minyak baru.

Oleh karena itu, dia mendesak pengendara untuk tidak mengantri sampai pemerintah memperkenalkan sistem token ke sejumlah kendaraan terbatas setiap hari.

Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe memperingatkan parlemen pada hari Rabu bahwa lebih banyak kesulitan akan datang.

Dampak krisis Sri Lanka bangkrut, seorang pria berdiri mengantre di luar SPBU untuk membeli minyak tanah di samping jejeran jeriken kosong akibat kelangkaan minyak goreng di Colombo, ibu kota Sri Lanka, Kamis (23/6/2022).
Dampak krisis Sri Lanka bangkrut, seorang pria berdiri mengantre di luar SPBU untuk membeli minyak tanah di samping jejeran jeriken kosong akibat kelangkaan minyak goreng di Colombo, ibu kota Sri Lanka, Kamis (23/6/2022). (AP PHOTO/ERANGA JAYAWARDENA)

"Ekonomi kita telah menghadapi kehancuran total," kata Wickremesinghe. "Kami sekarang menghadapi situasi yang jauh lebih serius di luar sekadar kekurangan bahan bakar, gas, listrik, dan makanan."

Sebelumnya, pemerintah Sri Lanka menyatakan gagal bayar utang luar negeri sebesar 51 miliar dollar AS pada April 2022. Saat ini Sri Lanka sedang bernegoisasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk kemungkinan bailout.

Inflasi resmi Sri Lanka pada akhir Mei tembus 45,3 persen.

Baca juga: Informasi Promo Alfamart Hari Ini 27 Juni 2022, Beli 2 Gratis 1, Extra Murah, Cek Katalog

Baca juga: Sosok Khaby Lame, Tiktokers dengan Followers Terbanyak Dunia, Konten Kreator yang Menarik

Namun, ekonomi memproyeksi inflasi akan meningkat sebesar 128 persen, tertinggi kedua di dunia setelah Zimbabwe.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Minta Minyak Murah, Sri Lanka Kirim 2 Menteri ke Rusia dan Qatar".

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved