Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Joe Biden Presiden Amerika dan Istri Alami Kecelakaan, Malah Jadi Sasaran Kamera Wartawan

Saat menunjukkan kebolehannya bersepeda dengan istrinya di depan wartawan dan warga, tiba-tiba presiden tertua Amerika Serikat itu terjadi.

Tayang:
Editor: Alpen Martinus
Reuters
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden melambai ke media saat menaiki Air Force One di Pangkalan Bersama Andrews di Maryland, Amerika Serikat, Jumat (9/7/2021). 

Paspampres dan pers langsung mengerubungi Biden setelah jatuh, kata laporan Gedung Putih seraya menambahkan tidak ada luka gores atau memar yang terlihat dari sang presiden.

"Tidak diperlukan perawatan medis," kata seorang pejabat Gedung Putih dikutip dari AFP.

"Presiden berharap bisa menghabiskan sisa hari ini bersama keluarganya."

Video yang diunggah wartawan Gedung Putih ke media sosial pada sore hari menunjukkan presiden ke-46 AS itu berusaha membuktikan kelincahannya.

Wartawan dan penonton berteriak ketika Biden meninggalkan kebaktian gereja.

Mereka menanyakan apakah mantan wapres di era Barack Obama tersebut menderita luka akibat kecelakaannya.

Biden tidak menjawab tetapi mengambil tiga lompatan cepat dan mengangkat tinjunya sebagai bukti kekuatan.

Sebagai presiden tertua AS, kesehatan Biden menjadi perhatian terus-menerus, terutama ketika spekulasi meningkat tentang apakah ia akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua pada pilpres 2024.

Pada November 2020, tak lama setelah terpilih tetapi belum menjabat, Biden patah kaki saat bermain dengan anjing peliharaannya.

Namun, setahun kemudian pada November 2021 dokternya memberi Biden keterangan sehat dan kuat.

Biden pada Sabtu (18/6/2022) menjawab beberapa pertanyaan dari wartawan, salah satunya proses mengambil keputusan tentang pelonggaran beberapa tarif impor era Trump untuk barang-barang China guna melunakkan tekanan inflasi.

Dia mengatakan, akan berbicara dengan Presiden China Xi Jinping segera.

Ketika ditanya apakah dia puas dengan kemajuan undang-undang senjata--setelah penembakan massal di Texas dan New York--Biden hanya mengatakan bahwa dia senang dengan tindakan negara bagian asalnya, Delaware, yang mengesahkan larangan senjata bergaya penyerangan.

(Kompas.com/Aditya Jaya Iswara)

Like and Subscribe :

Artikel ini telah tayang di PosBelitung.co

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved