Konflik Rusia dan Ukraina

Kelompok Penyelundup Rusia Curi Emas Ditengah Perang Ukraina

Kelompok Penyelundup Rusia mencuri emas dan beberapa barang bersejarah di Ukraina. Para ahli sedang berusaha melacaknya.

Editor: Isvara Savitri
AP Photo/Felipe Dana
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina. Mal di Kyiv Dibombardir Pasukan Putin, Dituding Tempat Roket 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Invasi Rusia ke Ukraina menyebabkan kerugian.

Kerugian tersebut berupa korban jiwa dan harta.

Karena harus mengungsi, warga akhirnya memilih meninggalkan rumah masing-masing.

Di situlah penjarahan terjadi.

Bahkan Kelompok Penyelundup Rusia dikabarkan memanfaatkan perang yang terjadi di Ukraina dengan mencuri emas dan harta bersejarah di tengah pertempuran.

Ilustrasi pencuri.
Ilustrasi pencuri. (Freepik)

Mereka pun kemudian menyelundupkannya melewati perbatasan ke Rusia dengan bantuan dari dari para petugas.

Ahli tekonologi digital bergabung dengan akademisi tim internasional untuk melacak pencurian di tengah perang.

Mereka juga telah mendeteksi adanya pola atas kejahatan tersebut.

Dikutip dari Daily Star, emas Scythian disebut sebagai target utama dari para penyelundup.

Syncthia merupakan wilayah di Eurasia pusat sekitar 2 ribu tahun lalu dan memiliki suku nomaden yang memproduksi karya seni menakjubkan, dengan banyak yang menggambarkan hewan, dan dengan perhiasan emas mereka yang sangat dihargai oleh museum.

Baca juga: Dianggap Kecil, Koalisi Semut Merah Berpotensi Membesar, Mengapa?

Baca juga: Tak Semua, Ketahui Jenis Serat Tertentu yang Bisa Turunkan Berat Badan

Banyak harta tersebut disimpin di Museum Harta Karun Sejarah Ukraina, Institut Arkeologi dan di Pelestarian Arkeologi Sejarah Negara di Kiev.

Museum Sejarah Lokal di Melitopol yang kini diduduki Rusia, juga menyimpan sejumlah artefak dari era tersebut.

“Ada sebuah bukti yang kuat ini adalah langkah tujuan Rusia, dengan lukisan serta ornamen khusus yang ditargetkan dan dibawa ke Rusia,” ujar Brian Daniels, antropolog yang bekerja sama dengan arkolog dan ahli digital tersebut dikutip dari Daily Star.

“Barang-barang ini secara visual menakjubkan, dan sekarang ada begitu banyak laporan pencurian yang terbukti itu adalah strategi. Warga Ukraina tentu saja juga ingin kami membuat daftar barang yang dicuri,” tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved