Ekonomi
Mana Lebih Tinggi, Bunga Paylater Bank atau Fintech? Ini Penjelasannya
Tak ingin kalah dari fintech, perbankan kini juga mengeluarkan produk paylater. Mana yang lebih besar bunganya?
Efrinal menerangkan, kelebihan dari Paylater yaitu, membantu keleluasaan cash management, selain itu bagi yang shortage cash nya bisa mendapatkan barang diawal, namun bayarnya bisa belakangan, punya fasilitas plafon kredit tanpa menyerahkan agunan.
Sementara ia mengakui, kelemahannya memang terkait suku bunga sedikit di atas kartu kredit, karena pinjaman ini termasuk yang unsecured loan (tanpa jaminan).
Berutang dengan bunga rendah memang bisa didapatkan jika menggunakan kartu kredit dengan rata-rata di bawah 2 % .
Kartu kredit BRI misalnya yang memiliki bunga 1,75 % .
Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto pun bilang bahwa segmentasi pasar dari kartu kredit BRI ini diarahkan bagi pengguna yang berbelanja di merchant offline.
Baca juga: 11 Orang Jadi Korban Serangan Virus Rabies di Talaud, Begini Kronologi, Masyarakat Diminta Waspada
Baca juga: Ternyata Begini Cara Menyimpan Beras Agar Bisa Tahan Lama, Cukup Pakai Bumbu Dapur Ini
Kendati di tengah meningkatnya transaksi paylater, volume transaksi kartu kredit BRI pun masih bisa meningkat 8 % secara yoy pada April 2022.
“Peningkatan volume transaksi tersebut berasal dari transaksi groceries, fashion, healthcare dan gadget & electronic,” ujar Aes.
Meskipun sudah ada kartu kredit, Aes pun menyebut ada transformasi digital yang tengah dilakukan oleh BRI dengan salah satu produknya yaitu pinjaman digital bernama Ceria dengan bunga yang ditawarkan sebesar 1,42 % .(*)
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Menimbang-nimbang Bunga dari Layanan Paylater Bank dan Fintech.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-fintech.jpg)