Kasus Pengeroyokan
Anak Pejabat Bank Dikeroyok, 2 Oknum Polisi Diduga Terlibat Akan Jalani Sidang Kode Etik Polri
Terjadi kasus penganiayaan di Holywings, Sinduadi, Mlati, Sleman, Jogja pada Sabtu lalu.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kasus penganiayaan di Holywings, Sinduadi, Mlati, Sleman, Jogja pada Sabtu lalu.
Diketahui korbanya adala seorang pria yang kabarnya anak dari pejabat.
Sementara itu ada oknum polisi yang terlibat kekerasan tersebut.
Baca juga: Baru Terungkap Kegagalan Apa yang Terjadi Saat Ajudan Bantu Soekarno Kabur Kala Soeharto Berkuasa
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain PSM Makassar vs Sulut United
Baca juga: 190 Lahan Pemprov Sulut Masih Belum Bersertifikat, Rawan Diserobot

Foto : Ilustrasi Aniaya. (Istimewa)
Seorang pria diduga menjadi korban pemukulan di Holywings, Sinduadi, Mlati, Sleman, Jogja pada Sabtu (4/6/2022) dini hari.
Berdasarkan kabar yang beredar, pria bernama Bryan Yoga Kusuma diduga dikeroyok oleh sebanyak 20 orang.
Belakangan diketahui, Bryan merupakan anak dari seorang petinggi bank di Jawa Timur.
Korban Bryan mengalami luka cukup serius di wajah dan beberapa bagian tubuhnya.
Luka yang dialami Bryan di antaranya, kedua mata lebam, wajahnya terluka parah, terutama pipi kiri dan dagu.
Tak hanya itu, Bryan juga terluka di dada hingga perut seperti luka bakar.
Lengan kanan atas juga seperti terluka bakar.
Pihak keluarga menyebut oknum polisi terlibat dalam penganiayaan itu.
Sementara fakta lain, Bryan Yoga sempat melarikan diri dan tertabrak mobil.
Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Sleman, AKBP Achmad Imam Rifai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-0090909.jpg)