Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penembakan di Oklahoma

Lagi, Penembakan Massal Terjadi di Amerika Serikat, Pelaku Dikabarkan Tewas

Penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini di Oklahoma, negara bagian AS. Setidaknya, ada 4 orang tewas dalam kasus ini.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
Tulsa Police Dept Via ABC
Pengamanan lokasi penembakan oleh Kepolisian Tulsa, Oklahoma, AS, Rabu (1/6/2022) waktu setempat. (Tulsa Police Dept Via ABC) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Lagi-lagi penembakan massal terjadi di Amerika Serikat (AS).

Penembakan kali ini terjadi di Oklahoma, negara bagian AS.

Rabu (1/6/2022) waktu setempat, kabarnya beberapa orang ditembak di Gedung Kedokteran Tulsa, Oklahoma, lebih tepatnya di sebuah kampus rumah sakit.

Kapten Kepolisian Tulsa, Richard Meulenberg, mengatakan, hingga kini setidaknya ada tiga orang yang meninggal dunia.

Kabarnya, pelaku juga meninggal dunia, namun belum jelas seperti apa.

Kronologi Terbaru Penembakan Siswa SD di Texas. Detik-detik Ketakutan dan Mulainya Kekacauan
Kronologi Terbaru Penembakan Siswa SD di Texas. Detik-detik Ketakutan dan Mulainya Kekacauan (Photo by theasianparent.com)

“Petugas saat ini sedang memeriksa setiap ruangan di gedung untuk memeriksa ancaman tambahan,” kata pihak kepolisian dalam sebuah unggahan Facebook.

“Kami tahu ada banyak korban yang mengalami luka-luka, dan kemungkinan banyak korban jiwa,” tambah pernyataan itu.

Meulenberg juga mengatakan beberapa orang terluka dan lokasi penembakan di kompleks tersebut sebuah “pemandangan yang mengerikan.”

Baca juga: Menjadi Saksi Bisu Lahirnya Pancasila, Ini 3 Tempat Bersejarah di Ende yang Patut Dikunjungi

Baca juga: Membanggakan, Sosok 5 Perwira TNI AU Lulus Predikat Terbaik di Air University Amerika Serikat

Puluhan mobil polisi tampak berada di luar kompleks rumah sakit dan aparat juga menghentikan lalu lintas di sekitar lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Salah seorang warga setempat, Nicholas O’Brien, mengatakan, “Setelah insiden pekan lalu dan seminggu sebelum penembakan di Texas, saya cukup cemas.

"Jadi begitu saya sampai di sini dan kemudian mendengar bahwa ibu saya baik-baik saja, pelaku pun sudah ditembak dan tewas, saya merasa jauh lebih lega. Tetap mengerikan apa yang telah terjadi,” ungkapnya.

Petugas penegak hukum berbicara dengan seorang pria di luar Robb Elementary School di Uvalde, Texas, pada 24 Mei 2022. Seorang pria bersenjata remaja membunuh 18 anak kecil dalam penembakan di sebuah sekolah dasar di Texas pada hari Selasa, dalam penembakan sekolah paling mematikan di AS dalam beberapa tahun . Serangan di Uvalde, Texas -- sebuah komunitas kecil sekitar satu jam dari perbatasan Meksiko -- adalah yang terbaru dari serangkaian penembakan mematikan di Amerika, di mana kengerian pada siklus kekerasan senjata telah gagal memacu tindakan untuk mengakhirinyA
Petugas penegak hukum berbicara dengan seorang pria di luar Robb Elementary School di Uvalde, Texas, pada 24 Mei 2022. Seorang pria bersenjata remaja membunuh 18 anak kecil dalam penembakan di sebuah sekolah dasar di Texas pada hari Selasa, dalam penembakan sekolah paling mematikan di AS dalam beberapa tahun . Serangan di Uvalde, Texas -- sebuah komunitas kecil sekitar satu jam dari perbatasan Meksiko -- adalah yang terbaru dari serangkaian penembakan mematikan di Amerika, di mana kengerian pada siklus kekerasan senjata telah gagal memacu tindakan untuk mengakhirinyA (allison dinner / AFP)

St. Francis Health System mengunci kampusnya Rabu sore karena situasi penembakan di Gedung Medis Natalie.

Gedung itu berisi pusat operasi rawat jalan dan pusat kesehatan payudara.

Rekaman udara dari helikopter menunjukkan petugas tanggap darurat membawa seseorang menggunakan tandu, menjauh dari gedung rumah sakit. 

Baca juga: Baru Terungkap Penyebab Deddy Corbuzier Cerai dengan Kalina Ocktaranny, Dulu Jadi Pasangan Fenomenal

Baca juga: Sore Ini Komisi P/KB Sinode dan Panitia Hapsa Bahas Persiapan Temu Teknis, Ini Kata Maurits dan Reza

Penembakan di Texas

Salvador Ramos, pelaku penembakan di Texas yang menembakan 21 orang.
Salvador Ramos, pelaku penembakan di Texas yang menembakan 21 orang. (Instagram)
Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved