Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tribun Manado Travel

Jalan-Jalan ke Manado, Coba Nikmati 5 Kuliner Sate Khas Minahasa, Berikut Daftarnya

Minahasa merupakan satu di antara etnis terbesar di Provinsi Sulut, di mana kuliner Manado banyak dipengaruhi dari kuliner Minahasa.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Handhika Dawangi
Kolase Tribun Manado/Ryo Noor/Istimew
Sate Tinoor, Ragey Kawangkoan, Ragey Tomohon, Sate Kolombi, Sate Manis Pedas Tomohon 

Tentu tribunners harus menjajal langsung kenikmatan rasa kuliner yang satu ini.

Sate Tinoor pun biasanya disantap dengan nasi bungkus khas Minahasa.

Orang Minahasa membuatnya dengan menaruh beras yang sudah dicuci bersih di sebuah daun lebar berwarna hijau, atau disebut daun nasi.

Setelah beras dibungkus, tinggal dikukus. Hasilnya kuliner ini disebut nasi bungkus. Nasi yang dimasak di daun ini menghasilkan bentuk pipih berwarna hijau.

Sate Tinoor disantap dengan dabu-dabu lemong. Perpaduan sambal khas Minahasa, terdiri dari rica, bawang merah, tomat dan perasan air jeruk.

3. Sate Manis Pedas Tomohon

Kebanyakan orang mengenal Ragey sate khas Minahasa, namun jika tribuners berkesempatan jalan-jalan ke Kota Tomohon, tak ada salahnya mencicipi Sate Manis Pedas. Namun sebagai catatan kuliner ini termasuk non halal, karena bahan dasarnya dari daging babi.

Bedanya, jika Ragey potongan dagingnya besar, Sate Manis Pedas ukurannya lebih kecil.

Kuliner yang satu ini ada di Jalan Raya Talete, Kota Tomohon. Lokasinya dekat pusat kota.

Terletak di emperan jalan, berderet kios-kios sederhana menyajikan Sate Manis Pedas. Di lokasi jalan sepanjang 100 meter tersebut sedikitnya berderet 8 kios menyajikan menu yang sama. Kios-kios itu buka dari pagi hingga lewat tengah malam masih saja ramai didatangi konsumen

Bau asap dari panggangan daging sate di atas bara api langsung menggugah selera

Sate Manis-Pedas sebenarnya merupakan dua jenis sate yang beda penyajiannya, yakni sate manis dan sate pedas.

Sate manis dagingnya didominasi rasa manis kecap dan gula merah, sedangkan sate pedas meski dibalut kecap atau gula merah, dibalur juga dengan rica. Saat di masak menghasilkan rasa berbeda

Pecinta kuliner sate bisa memilih sesukanya tergantung selera. Harga setusuk sate pun relatif murah hanya Rp 3.500.

Tak heran, Sate Manis-Pedas Jalan Raya Talete selalu laris manis diserbu pelanggan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved