Tribun Manado Travel
Jalan-Jalan ke Manado, Coba Nikmati 5 Kuliner Sate Khas Minahasa, Berikut Daftarnya
Minahasa merupakan satu di antara etnis terbesar di Provinsi Sulut, di mana kuliner Manado banyak dipengaruhi dari kuliner Minahasa.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Jalan-Jalan ke Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara baiknya mencoba kekayaan kulinernya.
Salah satu kekayaan kulinernya yakni hidangan sate khas Minahasa.
Sekadar informasi Minahasa merupakan satu di antara etnis terbesar di Provinsi Sulut, di mana kuliner Manado banyak dipengaruhi dari kuliner Minahasa.
Berikut 5 rekomendasi kuliner sate dari Tribun Manado Travel.
1. Ragey Kawangkoan
Satu di antaranya kuliner jenis sate di Kota Manado yakni Ragey.
Sate ini merupakan kuliner khas etnis Minahasa.
Satu di antara yang paling terkenal yakni Ragey Kawangkoan, berada di Rumah Makan Ragey, Jalan Raya Kawangkoan di Kelurahan Talikuran, Minahasa. Rumah Makan ini sudah ada sejak 1987.
Tak hanya Ragey, Rumah Makan ini juga menyajikan menu khas Minahasa lainnya yang daftarnya cukup panjang .
Dari Kota Manado, untuk menuju lokasi ini memakan waktu sekitar 1 jam 45 menit. Dari Manado, melalui Jalan Manado - Tomohon.
Kemudian lanjut lagi melintas Rute Tomohon-Kawangkoan.
Tiba di Kawangkoan, akan mendapati Tugu Ragey yang ikonik. Tugu raksasa itu menandai Lokasi Rumah Makan Ragey Kawangkoan.
Sekadar informasi Ragey ini diolah dari daging babi kemudian dibuat sate dengan ukuran cukup besar dari sate pada umumnya.
Ragey dimasak dengan cara dipanggang di bara api. Dagingnya pun sudah dicampur bumbu dan rempah. Ragey pun bisa dinikmati dengan sambal dabu-dabu
Ragey merupakan sebuah tradisi dan warisan budaya leluhur Minahasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sate-tinoor-ragey-kawangkoan-ragey-tomohon-sate-kolombi-sate-manis-pedas-tomohon.jpg)