Pantas Jendral Andika Perkasa Mulai Tarik Pasukannya Dari Poso, Ternyata Begini Kabar MIT Poso Kini

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan perintah terbaru kepada ara anak buahnya yang tergabung dalam Satgas Madago Raya.

Editor: Alpen Martinus
Antara News
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Persoalan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso nampaknya sudah usai.

Jumlah personil TNI yang bertugas dalam Satgas Madago Raya mulai dikurangi.

Penarikan tersebut berdasarkan perintah langsung dari Panglima TNI Jendral Andika Perkasa.

Baca juga: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Berultimatum Usai Sukses Tumpas Teroris MIT Poso

Teroris MIT Poso Askar Melawan dan Lempar Bom. Tewas Ditembak Aparat. Dok. Humas Polda Sulteng.
Teroris MIT Poso Askar Melawan dan Lempar Bom. Tewas Ditembak Aparat. Dok. Humas Polda Sulteng. (Dok. Humas Polda Sulteng.)

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan perintah terbaru kepada ara anak buahnya yang tergabung dalam Satgas Madago Raya.

Ia mengatakan sebagian prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Madago Raya mulai ditarik dari Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.

Diketahui, sebagian prajurit TNI tersebut sebelumnya ditugaskan menumpas kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Bersama Polri.

"Ratusan prajurit TNI sudah ditarik dan dikembalikan ke kesatuan masing-masing secara bertahap sejak bulan Maret lalu," kata Jenderal Andika saat melakukan kunjungan kerja di Palu.

Baca juga: Prajurit TNI untuk Operasi Madago Raya Dikurangi, Andika Perkasa: Situasi Sudah Normal

Sosok Askar, Pak Guru yang Jadi Teroris MIT Poso, Tewas Ditembak Satgas Madago Raya.
Sosok Askar, Pak Guru yang Jadi Teroris MIT Poso, Tewas Ditembak Satgas Madago Raya. (Dok. Polri)

Seperti dilansir dari Kompas TV dalam artikel 'Teroris MIT Tinggal Tersisa 1 Orang, Jenderal Andika Tarik Ratusan Prajurit TNI dari Poso'.

Panglima TNI menjelaskan jumlah prajurit TNI yang diterjunkan untuk menumpas kelompok MIT di Poso sebanyak 267 prajurit. 

Dari jumlah itu sebanyak 167 prajurit telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Dengan demikian, maka kini tinggal 100 prajurit yang berada di lapangan.

Adapun 100 prajurit TNI yang masih tergabung dalam Operasi Satgas Madago Raya tidak ada yang berasal dari satuan luar daerah.

Baca juga: Panglima TNI Jenderal Andika Curhat soal Tangani KKB Papua, Melembek Demi Kemanusiaan

Personel yang ditempatkan itu sepenuhnya mengandalkan prajurit di Sulteng.

"Secara umum kondusivitas keamanan di tiga wilayah lokus operasi, yakni Kabupaten Poso, Parigi Moutong, dan Sigi berangsur membaik," ujar Andika.

Ia mengatakan kabar baik ini buah hasil dari upaya penumpasan kelompok MIT yang selama ini menjadi target operasi TNI-Polri dan masyarakat setempat.

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved