Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok Irjen Fadil Imran Kapolda Metro Jaya, Pernah Bongkar Pembajakan Film Warkop DKI Reborn

Berikut profil dan biodata Irjen Fadil Imran yang mengaku pernah tak bisa mudik lebaran hingga ditelepon ibunya.

Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado
Irjen Fadil Imran. Ia Pernah Tak Bisa Mudik Sampai Ditelepon Ibunya, Kisahnya Bikin Terharu 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Menjadi sorang anggota Polisi menjadi pilihan tugas yang dipilih oleh Irjen Fadil Imran.

Ia tak pernah setengah-setengah dalam menjalankan tugas.

Pun ia harus meninggalkan momen idul fitri bersama orang tua lantaran tugas memanggil.

Baca juga: Sindiran Irjen Pol Napoleon Bonaparte Sambil Tunjukkan Tangan Terborgol

Berikut profil dan biodata Irjen Fadil Imran yang mengaku pernah tak bisa mudik lebaran hingga ditelepon ibunya.

Kisah Kapolda Metro Jaya itu memang benar-benar bikin terharu.

Dalam instagram @kapoldametrojaya, Irjen Fadil Imran menceritakan pengalamannya saat tak bisa mudik lebaran.

Awalnya, Irjen Pol Fadil Imran mengapresiasi penuh jajaran anggotanya dalam Operasi Ketupat Jaya 2022.

Ia menghaturkan rasa terima kasih kepada anak buahnya yang total membantu arus mudik Lebaran 2022.

Baca juga: Sosok Irjen Firman Shantyabudi, Petinggi Polri yang Diprotes Warga Soal One Way, Putra Mantan Wapres

Fadil salut karena anggotanya rela tak melaksanakan mudik lebaran demi memberi pelayanan ke masyarakat.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang sudah melaksanakan pelayanan mulai dari bulan suci Ramadhan sampai dengan hari ini," ujar Fadil dalam unggahan reels di akun Instagram @kapoldametrojaya, dikutip Senin (9/5/2022).

Fadil menyampaikan kepada jajarannya bahwa tugas ini merupakan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Untuk itu, meminta kepada jajarannya tidak berkecil hati karena tak bisa pulang kampung karena kewajiban tugas.

Baca juga: Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi Beri Pesan untuk Pemudik: Saat Lelah Istirahat

Dalam pidatonya, ia juga teringat di mana dirinya tak bisa mudik karena kewajiban yang ia emban.

Ia mengungkapkan saat itu dirinya berkewajiban memberi pelayanan kepada masyarakat saat mudik lebaran.

"Saya juga pernah merasakan seperti itu, yang melihat orang mudik dia harus tetap tinggal di Jakarta melayani orang mudik," cerita Fadil.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved