Penanganan Covid

Malaysia Tak Wajibkan Pemakaian Masker di Luar Ruangan Mulai 1 Mei, Wisatawan Tak Perlu Tes Covid-19

Mulai 1 April 2022, wisatawan tidak perlu lagi menjalani perosedur Covid-19 jika mengunjungi negara tersebut. 

FB/Kelantan
Aksara Jawi di Kelantan, Malaysia. Malaysia Tak Wajibkan Pemakaian Masker di Luar Ruangan Mulai 1 Mei, Wisatawan Tak Perlu Tes Covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada kabar gembira buat Anda yang sudah kangen jalan-jalan.

Pasanya Pemerintah Malaysia mempermudah perjalanan wisatawan ke negeri Jiran.

Mulai 1 April 2022, wisatawan tidak perlu lagi menjalani perosedur Covid-19 jika mengunjungi negara tersebut. 

Baca juga: CATAT! Kebijakan Ganjil Genap dan One Way di Tol Berlaku Hari Ini, Berikut Jadwal dan Lokasinya

Malaysia akan menghapus syarat tes Covid-19, baik sebelum keberangkatan maupun saat kedatangan, untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang sudah divaksinasi penuh, mulai Minggu (1/5/2022).

Kebijakan bebas tes yang sama juga berlaku untuk PPLN yang telah pulih dari Covid-19 dalam kurun waktu enam hingga 60 hari sebelum kedatangan di Malaysia, serta PPLN berusia 12 tahun ke bawah. 

Kendati demikian, PPLN yang belum divaksinasi penuh wajib menjalani serangkaian tes tersebut dan menjalani karantina selama lima hari. 

Keputusan tersebut merupakan bagian dari pelonggaran sejumlah aturan terkait Covid-19 di Negeri Jiran, berkat penurunan tingkat rawat inap dan permintaan perawatan intensif. 

Malaysia tidak wajibkan pemakaian masker di luar ruangan

Selain tes Covid-19, kewajiban memakai masker di luar ruangan juga dilonggarkan. 

"Pemakaian masker di luar ruangan bersifat opsional, tapi tetap dianjurkan," kata Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin, dikutip dari Channelnewsasia.com, Rabu (27/4/2022).

Namun, pemakaian masker masih wajib dilakukan di dalam ruangan, termasuk di pusat perbelanjaan dan transportasi umum. 

Tidak hanya itu, asuransi tidak lagi menjadi prasyarat bagi PPLN yang hendak masuk ke Malaysia

"Anda tidak akan membutuhkan asuransi perjalanan lagi untuk masuk ke Malaysia," ujar Jamaluddin. 

Masyarakat juga tidak perlu check-in melalui aplikasi MySejahtera lantaran penggunaannya akan bersifat opsional. Kendati demikian, bukan berarti aplikasi tersebut tidak dibutuhkan lagi. 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved