Pantas Kemenhan Cari 2500 Komponen Cadangan, Ternyata Ada Gejolak di Laut Natuna

Meski demikian, kehadiran TNI juga tidak lepas dari dukungan komponen cadangan (Komcad).

Editor: Alpen Martinus
(dok. Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo melakukan pemeriksaan pasukan bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat upacara penetapan Komponen Cadangan Tahun Anggaran 2021 yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus), Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (7/10/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Indonesia dengan banyak wilayah kepulauan dinilai sangat rentan terhadap ancaman.

Sehingga TNI dan Polri saja dianggap belum cukup untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Untuk itulah pemerintah mulai melibatkan masyarakat untuk ikut menjaga dengan menjadi komponen cadangan.

Baca juga: Momen Prabowo Subianto Dampingi Presiden Joko Widodo saat Cek Kesiapan Pasukan Tentara Cadangan

Kemenhan Buka Pendaftaran Komponen Cadangan 2022
Kemenhan Buka Pendaftaran Komponen Cadangan 2022 (DOK. Kemenhan)

Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan komponen utama sumber daya pertahanan militer Indonesia.

Meski demikian, kehadiran TNI juga tidak lepas dari dukungan komponen cadangan (Komcad).

Sebagai informasi, Komcad merupakan salah satu program Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang dapat diikuti masyarakat sipil dalam rangka memperkuat keamanan dan pertahanan negara.

Program tersebut telah dijalankan sejumlah negara selama ini, seperti yang dilakukan Singapura dan Korea Selatan melalui wajib militer.

Baca juga: Apa Itu Komcad? Berbeda dengan Wajib Militer, Berikut Hak dan Kewajibannya

Namun, berbeda dengan wajib militer yang diwajibkan ketika mencapai usia tertentu, Komcad dapat diikuti oleh seluruh masyarakat cukup umur secara sukarela dan tanpa paksaan.

Pembentukan Komcad sendiri sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Masyarakat yang bergabung dalam program ini akan diberikan pembekalan tentang cara menjaga keamanan negara layaknya wajib militer.

Dengan demikian, Komcad dapat menjadi amunisi cadangan apabila suatu saat negara menghadapi ancaman ketahanan dan keamanan.

Baca juga: Presiden Jokowi Tetapkan 3.103 Komponen Cadangan, Tegaskan Komcad Dikerahkan Hanya untuk Pertahanan

Namun, perlu digarisbawahi bahwa kepesertaan Komcad tidak akan mengubah status masyarakat sebagai warga negara sipil.

Kemenhan buka pendaftaran komponen cadangan

Mengingat komponen cadangan memiliki peran yang sama penting dengan aparat negara, Kemenhan pada 2022 kembali membuka pendaftaran Komcad sebanyak 2.500 orang.

Halaman
1234
Sumber: TribunMedan.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved