Kasus Pembakaran
Seorang Remaja Bakar Temannya Sendiri, Bermula dari Masalah Jual Beli Knalpot dan Ikan
Terkait hal tersebut ternyata awal mula pembakaran tersebut karena masalah jual beli knalpot.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kasus kekerasan yang dilakukan seorang remaja.
Diketahui seorang remaja dibakar oleh temannya sendiri.
Terkait hal tersebut ternyata awal mula pembakaran tersebut karena masalah jual beli knalpot.
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 16.45 Wita, Seorang Pemuda Tewas, Korban Nyalip dari Kiri Terlindas Truk
Baca juga: Tabrak Lari Nagreg, Orangtua Korban Minta Kolonel Priyanto Tak Divonis Hukuman Mati: Saya Tak Tega
Baca juga: Sosok Stuart Collin, Aktor yang Dulu Sempat Jadi Suami Risty Tagor, Kabarnya Kini Terungkap
Foto : Ilustrasi dibakar. (Photo REUTERS/Inna Sokolovska)
Aksi remaja bakar teman sendiri heboh di Yogyakarta, inilah kronologi awal mula menurut orangtua korban.
Dilansir TribunJogja, korban tersebut bernama DT itu merupakan warga Mergangsan yang kini masih menjalani perawatan setelah satu bulan pasca kejadian.
Usut punya usut tragedi mencengangkan ini, terjadi sekitar satu bulan lalu, atau pada 23 Maret 2022 silam.
Kronologi kejadian
Ayah korban DT, Purwito menandaskan, kejadian itu bermula ketika anaknya terlibat permasalahan jual beli knalpot, dan ikan.
Pada malam kejadian, DT sedang berada di rumahnya bersama seorang rekannya.
Kemudian tiga rekan lainnya (terduga pelaku) datang menyusul ke kediamannya itu.
"Teman anak saya JI, AL dan ZI menyusul datang untuk main. Saat di tengah perbincangan, AL membahas tentang knalpot dan ikan. Lalu JA ikut meminta, menjual knalpot itu dengan harga sangat murah, dan meminta ikan harga tinggi yang saya jual dengan cuma-cuma," katanya, Jumat (22/4/2022).
Ia melanjutkan, untuk knalpot yg AL inginkan pun sudah diberikan dengan harga yang dia minta.
Tapi untuk ikan yang dia mau rupanya telah dibeli oleh orang lain, sehingga disarankan untuk memilih ikan yang lain. AL dan ZI menerima, serta memilih ikan lainnya, sementara JA tak terima dan emosi.