Berita Bitung
94 Personel Gabungan Bakal Terlibat di Operasi Ketupat Samrat 2022
Operasi dimulai tanggal 28 April hingga 9 Mei 2022 mendatang melibatkan unsur dari TNI Polri, Dinas atau instansi Pemerintah, Pramuka dan Ormas.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID – Sebanyak 94 personel gabungan terlibat dalam Operasi Ketupat Samrat 2022, yang berlangsung selama 12 hari.
Operasi dimulai tanggal 28 April hingga 9 Mei 2022 mendatang melibatkan unsur dari TNI Polri, Dinas atau instansi Pemerintah, Pramuka dan Ormas.
“Nanti personel gabungan ini akan diploting dan fokus pengamanan meliputi masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara,” kata Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma Irawan, Jumat (22/4/2022).
Guna mematangkan Operasi Ketupat Samrat 2022 tersebut, pihaknya telah menggelar Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Bitung.
Kapolres menjelaskan, kekuatan personel gabungan tersebut nantinya akan ditempatkan pada Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, Pos Terpadu.
Untuk wilayah Kota Bitung terdapat satu Pos Pengamanan yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), tiga Pos Pelayanan yang berlokasi di Terminal Bus Tangkoko, Pasar Girian, Pusat Kota Bitung.
Sedangkan untuk satu Pos Terpadu berlokasi di Terminal Penumpang Pelabuhan Samudera Bitung.
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Samrat-2022 yang berlangsung di lapangan apel Mapolres Bitung, Jumat (22/4/2022).
Dipimpin oleh Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S Irawan, dihadiri oleh Forkopimda Kota Bitung atau yang mewakili beserta para pimpinan instansi terkait.
Apel gelar pasukan tersebut ditandai dengan penyematan pita tanda operasi oleh Kapolres Bitung kepada perwakilan personel TNI, Polri, Dinas Perhubungan serta Sat Pol PP.
Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Kapolres Bitung, Apel ini sebagai wujud sinergi Polri dengan instansi terkait.
Serta menindak lanjuti kebijakan Pemerintah untuk menjamin masyarakat aman dan sehat selama melakukan perjalanan mudik dalam perayaan Idul Fitri 1443 H.
"Berdasarkan hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas atau perjalanan selama lebaran,” ujar Kapolres Bitung.
Sambung Kapolres Bitung membacakan amanat Kapolri, pandemi belum sepenuhnya berakhir, untuk itu seluruh pihak harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.
Dan sangat rawan terhadap terjadinya penyebaran Covid-19 menjelang, pada saat, dan pasca perayaan Idul Fitri 1443 H.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Apel-gelar-pasukan-Operasi-Samrat-2022-di-mapolres-Bitung.jpg)