Demo 21 April
Inilah Orang-orang yang Ditangkap Polisi saat Demo 21 April, Pelajar hingga Provokator
Terdapat delapan orang yang diamankan polisi saat aksi demonstrasi Kamis 21 April, kemarin.
Para pelajar itu mengaku berangkat dari daerah Bekasi untuk mengikuti demonstrasi yang di kawasan Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda.
"Kelas 1 SMP bang. Izin sekolah, berangkat dari Bekasi," ujar salah seorang remaja sambil dibawa aparat ke dalam area Monas.
Kendati demikian, para remaja tersebut tidak mengetahui maksud dan tujuan aksi demonstrasi tersebut.
"Mau demo, dapat info dari teman. Enggak tahu (soal apa)," ucapnya.
Seorang pria diduga provokator ditangkap
Selain tujuh remaja tersebut, kepolisian juga menangkap seorang pria karena diduga melakukan aksi provokasi terhadap massa mahasiswa di kawasan Patung Kuda.
Penangkapan bermula saat pria yang berdiri di belakang barikade polisi itu tiba-tiba berteriak ke arah massa aksi.
Pria berbaju hitam bertulisan "Hanya ada satu kata, Mural" itu juga mengacungkan jari tengah ke arah massa aksi.
Sesaat kemudian, petugas kepolisian berpakaian preman langsung menanyakan maksud dan tujuan pria tersebut.
"Heh, mau apa kamu?" kata petugas dengan nada tinggi.
Saat itu pula yang bersangkutan langsung ditarik anggota kepolisian yang berada di lokasi.
Pria tersebut tampak berupaya memberontak sambil berteriak, "Ini demokrasi, Pak, saya punya hak."
Petugas kepolisian akhirnya menjatuhkan pria tersebut dan langsung memasukkannya ke dalam mobil tahanan.
Sementara itu, mahasiswa di atas mobil komando mengingatkan massa aksi agar tidak terprovokasi oleh oknum-oknum yang datang ke lokasi.
"Hati-hati, hati-hati provokasi," teriak mahasiswa.