Berita Sitaro

Harga Bapok dan Bumbu Dapur di Sitaro Kembali Naik

Kenaikan harga bahan kebutuhan pokok dan bumbu dapur di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kembali terjadi.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Aktivitas jual beli bumbu dapur di Pasar Ampera Ulu Siau. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kenaikan harga bahan kebutuhan pokok dan bumbu dapur di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kembali terjadi.

Kondisi ini pun menimbulkan keluhan masyarakat, apalagi kenaikan harga bapok dan bumbu ini terjadi di tengah bulan puasa.

"Walapun kenaikan harga hanya seribu dua ribu, tapi tetap terasa berat. Semoga kedepan harga bisa normal kembali," harap Femmy, salah satu pembeli.

Pantauan tribunmanado.co.id, Jumat (8/4/2022), di Pasar Ampera Ulu Siau terlihat beberapa jenis bapok dan bumbu dapur yang mengalami kenaikan harga seperti Beras Premium, Minyak Goreng Curah serta Cabe, Tomat dan Bawang Bombai.

Fandi Abdulah, salah satu pedagang bapok yang dijumpai wartawan menyebut, khusus untuk Beras Premium dan Minyak Goreng Curah mengalami pergerakan harga sebesar Rp 2.000 dari harga jual sebelumnya.

"Ada kenaikan (harga) pada Beras, Tepung dan Minyak Goreng. Rata-rata naik Rp. 2000 per kilogram," ungkap Fandi kepada wartawan.

Menurutnya, kenaikan harga bapok maupun bumbu dapur di pasar-pasar tradisional di Sitaro ini telah berlangsung sejak pekan lalu.

"Sudah dari minggu lalu, baik itu Beras, Tepung dan Minyak Goreng," ujarnya sembari menyebut untuk stok barang yang masih tersedia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindag-Naker) Sitaro, Junaedy Sasela membenarkan adanya kenaikan harga bapok dan bumbu dapur.

Khusus untuk kenaikan harga bumbu dapur, Sasela memperkirakan kondisi ini akibat minimnya pasokan barang dari daerah asal seperti Manado dan Gorontalo.

"Daerah pemasok terbesar ini dari Gorontalo. Bisa saja karena kebutuhan di daerah tersebut meningkat khususnya di bulan puasa ini, sehingga mempengaruhi harga jual ke luar daerah termasuk ke Sitaro," kata Sasela, Jumat (8/4/2022).

Data yang diperoleh dari Disperindag-Naker Sitaro mencatat, harga Minyak Goreng Curah botol ukuran satu liter setengah kini dijual Rp 37.000 dari sebelumnya Rp 35.000 per botol.

Sedangkan harga Cabe dari Rp 90.000 per kilogram kini naik menjadi Rp Rp 100.000 hingga Rp 120.000, Tomat dari Rp 20.000 per kilogram naik menjadi Rp 24.000 serta Bawang Bombai Rp 60.000 dari sebelumnya Rp 30.000 per kilogram. (HER) 

Bangkai Ikan Berukuran Besar Terdampar di Pantai Kanawong Kecamatan Siau Barat

Bisnis Kos di Manado Bangkit, Tingkat Keterisian di Atas 80 Persen

DPRD Sitaro Dukung Program Inovasi Gesit Nanam di Tagulandang Utara

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved